Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan arus balik jemaah momen 5 Rajab dari Sekumpul, Martapura.
Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah ruas di Bundaran Bungur, Kota Rantau, telah dipasang penghalang jalan.
Water barrier ditempatkan di titik-titik strategis sebagai bagian dari penyekatan dan pengaturan arus.
Kanit Regident Satlantas Polres Tapin, M S Ariza, menjelaskan rekayasa dilakukan dengan penyekatan di Bundaran Bungur dan Bundaran Dulang.
“Penyekatan menggunakan water barrier, dan setiap jalur yang ditutup dijaga personel Polres Tapin,” ujarnya selaku perwira pengendali.
Ariza merinci, one way diberlakukan mulai pukul 20.00 WITA hingga 06.00 WITA, dengan alur satu arah dari Simpang Mali-Mali hingga Bundaran Bungur di Kabupaten Tapin.
Seiring rekayasa tersebut, pengendara yang hendak menuju Banjarmasin diimbau menggunakan jalur alternatif Margasari–Marabahan–Banjarmasin guna menghindari kepadatan dan mendukung kelancaran arus.
Kepolisian menegaskan, pemberlakuan one way dapat diperpanjang apabila kepadatan masih terpantau tinggi, menyesuaikan situasi di lapangan.
Satlantas Polres Tapin mengimbau seluruh pengguna jalan mematuhi rambu dan arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan selama rekayasa arus lalu lintas berlangsung. (*)
Editor : M. Ramli Arisno