Sejak sebelum pukul 18.20 WITA, massa terus berdatangan dan memadati kawasan majelis rutin hingga meluber ke badan jalan dan pelataran sekitar.
Jemaah duduk berdesakan dari ujung ke ujung kawasan, terdiri dari berbagai kalangan—anak-anak, remaja, hingga lanjut usia. Kepadatan meningkat seiring mendekatnya waktu Magrib, menandai puncak arus kedatangan.
Baca Juga: Bupati Balangan Perintahkan Perbaikan Rumah Warga Terdampak Banjir
Cuaca mendung disertai gerimis yang menyelimuti Martapura tak menyurutkan antusiasme. Sejumlah jemaah mengenakan jas hujan plastik berwarna-warni sebagai antisipasi, sementara payung-payung terbuka terlihat di tengah kerumunan.
Sebagian bertahan di posisi semula, lainnya perlahan menyesuaikan tempat duduk agar tetap nyaman.
“Tidak masalah hujan atau panas, yang penting bisa hadir dan mengikuti majelis. Ini sudah diniatkan dari rumah,” ujar Siti Aisyah, salah satu jemaah.
Baca Juga: Parkir Penuh, Polisi Tutup Akses Jemaah 5 Rajab di Tugu Adipura Banjarbaru
Ia menambahkan, kehadiran di majelis rutin Sekumpul menjadi momen penting untuk menguatkan spiritualitas dan kebersamaan antarjemaah.
Hingga menjelang Magrib, arus jemaah masih terus berdatangan. Relawan berjaga di sejumlah titik untuk mengatur pergerakan massa, memastikan suasana tetap tertib dan aman di tengah kepadatan yang kian meningkat. (*)
Editor : M. Ramli Arisno