Penutupan dilakukan setelah kawasan tersebut dinyatakan penuh oleh jemaah yang terus berdatangan sejak siang hari.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sekitar pukul 16.00 Wita ruas Jalan Veteran Sungai Sipai sudah dipadati jemaah.
Baca Juga: Tanah Bumbu Terapkan Kendali Sampah Selama Natal dan Tahun Baru
Kondisi ini membuat petugas dan relawan mengambil langkah penutupan akses demi mencegah penumpukan massa dan kendaraan menuju kawasan utama Sekumpul.
Akses jalan ditutup mulai dari Jembatan Irigasi Sungai Sipai. Pengendara roda dua yang datang dari arah Banjarbaru diminta memutar balik karena kapasitas kawasan sudah tidak memungkinkan.
Sejumlah jemaah yang tetap berupaya masuk ke arah Sekumpul diarahkan relawan untuk tidak melanjutkan perjalanan dengan kendaraan bermotor. Mereka diminta memanfaatkan kantong parkir yang telah disiapkan di sekitar lokasi.
Baca Juga: Polda Kalsel Atur Satu Jalur Arus Balik Jemaah Sekumpul
“Sekitar jam empat sore sudah tidak bisa masuk lagi. Banyak motor disuruh putar balik,” ujar Setyawan, salah seorang jemaah asal Banjarmasin.
Setyawan mengaku akhirnya memarkir kendaraannya di salah satu kantong parkir di sekitar jembatan irigasi, lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju lokasi majelis.
Pantauan di lokasi menunjukkan jemaah memadati badan jalan hingga area permukiman warga. Pergerakan massa didominasi pejalan kaki, sementara relawan berjaga di sejumlah titik untuk memberikan arahan dan informasi kepada jemaah yang baru tiba.
Salah satu relawan, Imran, mengatakan penutupan akses Jalan Veteran Sungai Sipai merupakan bagian dari manajemen dan pengamanan jemaah.
“Ini untuk menjaga keselamatan serta kelancaran kegiatan majelis rutin di Sekumpul,” ujarnya.
Ia menambahkan, petugas terus mengimbau masyarakat agar mematuhi pengaturan yang telah ditetapkan dan tidak memaksakan kendaraan masuk ke area yang sudah penuh, serta memanfaatkan jalur dan kantong parkir alternatif yang tersedia. (*)
Editor : M. Ramli Arisno