Penetapan ini dilakukan sebagai respons cepat untuk melindungi warga dari dampak genangan yang kian meluas di wilayah terdampak.
Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD Hulu Sungai Selatan mengaktifkan Posko Induk Bencana Banjir yang berlokasi di Lapangan Basket Lambung Mangkurat, Kandangan.
Baca Juga: Cuaca Tala Berubah-ubah, Jemaah 5 Rajab Diminta Hati-hati
Posko tersebut diaktifkan sesaat setelah sirine Early Warning System (EWS) berbunyi di sejumlah titik rawan banjir.
Kepala Pelaksana BPBD HSS, Kusairi, menegaskan seluruh sumber daya dikerahkan untuk memitigasi risiko dan mempercepat penanganan di lapangan.
“Kami bergerak cepat mendirikan posko induk sebagai pusat koordinasi. Selain itu, posko penunjang di kantor BPBD juga tetap disiagakan penuh,” jelasnya.
Baca Juga: Investasi Semakin Mudah BRI Hadirkan Fitur Reksa Dana di Super Apps BRImo
Penanganan banjir melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari BPBD HSS, TNI–Polri, instansi terkait, hingga relawan.
Tim gabungan melakukan pendataan, pengamanan, pemantauan wilayah terdampak, serta penyaluran bantuan langsung kepada warga.
Berdasarkan laporan Pusdalops-PB, curah hujan tinggi tidak hanya memicu banjir luapan sungai, tetapi juga meningkatkan potensi tanah longsor di beberapa kecamatan.
Baca Juga: Arus Kendaraan Jemaah 5 Rajab Mulai Mengular di Tala
Hingga kini, tim masih menyisir permukiman warga untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar.
“Prioritas kami adalah keselamatan warga. Pendataan terus dilakukan sembari tim di lapangan memantau fluktuasi ketinggian air Sungai Amandit,” tambah Kusairi.
Masyarakat diimbau tetap waspada dan segera mengikuti arahan petugas apabila debit air kembali meningkat di lingkungan masing-masing. (*)
Editor : M. Ramli Arisno