Derasnya aliran sungai tidak hanya merusak jembatan, tetapi juga dilaporkan sempat menghanyutkan seorang warga setempat yang tidak mengetahui kondisi jembatan telah putus.
Beruntung, warga tersebut berhasil ditolong oleh masyarakat sekitar sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Camat Tambang Ulang, Khairil Fahmi, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Namun hingga saat ini, pihak kecamatan belum dapat memastikan identitas warga yang sempat hanyut akibat derasnya arus sungai.
“Ini kami masih dalam perjalanan menuju lokasi,” ujarnya singkat.
Selain jembatan terputus, Fahmi menyebut hujan deras juga mengakibatkan sejumlah permukiman warga di wilayah Kecamatan Tambang Ulang terendam banjir. Genangan air dilaporkan terjadi di beberapa desa.
“Rencananya kami akan singgah ke beberapa desa, karena ada permukiman yang terdampak genangan, seperti di Desa Sungai Pinang,” katanya.
Berdasarkan video yang diterima Radar Banjarmasin, derasnya arus sungai membuat badan jembatan hanyut tanpa sisa.
Jembatan tersebut kini hanya menyisakan pondasi di salah satu sisi, sehingga akses warga antar dusun terputus dan aktivitas masyarakat terganggu.
Pemerintah kecamatan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi aliran sungai, serta menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak terkait. (*)
Editor : M. Ramli Arisno