Arus sungai mengalir sangat deras dengan warna air kecokelatan, memicu kepanikan warga yang bermukim di bantaran sungai.
Berdasarkan rekaman video warga, permukaan Sungai Riam Kanan terlihat naik signifikan disertai aliran kuat.
Baca Juga: Posko Singgah H Izai Binuang di Sungkai Baru KM 80 Favorit Jemaah 5 Rajab
Arus membawa material lumpur serta ranting kayu, menandakan tingginya debit air dari kawasan hulu.
Kondisi ini berdampak langsung pada para pembudidaya ikan keramba apung di sepanjang Sungai Riam Kanan.
Mereka memilih berjaga di lokasi untuk mengantisipasi keramba hanyut terbawa arus deras.
Baca Juga: Fasilitas Lengkap, Posko Singgah Tapin Dipuji Jemaah Lintas Provinsi
Iwan, salah satu pemilik keramba apung di Desa Tambela, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, mengatakan sejak pagi dirinya terus memantau kondisi keramba miliknya.
“Kami memantau keramba di sini karena air sangat deras,” ujarnya.
Menurut Iwan, meski tali tambatan keramba telah diperkuat, derasnya arus tetap membuat situasi belum aman.
Baca Juga: Tabrakan Maut di Tanah Laut, Mantan Sekda Balangan dan istri Meninggal Dunia
“Walaupun sudah ditambah tali tambatannya, tapi kalau melihat debit air seperti ini masih belum aman,” katanya.
Kekhawatiran pembudidaya ikan semakin meningkat setelah beredar informasi sejumlah keramba apung di wilayah Karang Intan dilaporkan hanyut akibat kuatnya arus Sungai Riam Kanan.
“Mudah-mudahan hujan cepat reda, soalnya air terus naik,” ucap Iwan.
Baca Juga: Propam Polda Kalsel Pastikan PTDH untuk Bripda Pembunuh Mahasiswi ULM
Sementara itu, BMKG Kalimantan Selatan mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem pada Sabtu (27/12) pukul 05.30 WITA.
BMKG menyebutkan masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan, termasuk Kabupaten Banjar.
BMKG memperkirakan cuaca ekstrem tersebut berpotensi berlangsung hingga pukul 08.00 WITA dan dapat memicu kenaikan debit sungai serta arus deras di wilayah terdampak.
Baca Juga: Tempuh 11 Jam Menyusuri Sungai Demi Hadiri 5 Rajab Sekumpul
Masyarakat yang bermukim di bantaran sungai dan beraktivitas di perairan diimbau tetap waspada serta terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi Sungai Riam Kanan. (*)
Editor : M. Ramli Arisno