Pembukaan kembali jembatan menjadi angin segar di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta arus jemaah 5 Rajab.
Meski masih terbatas, berfungsinya jembatan ini dinilai krusial untuk mengurai kepadatan lalu lintas di jalur utama Tanah Laut.
Baca Juga: Tersedia Warung Gratis 5 Rajab di Jalur Gunung Kayangan Pelaihari
Rahmat Trianto turun langsung ke lokasi guna memastikan jembatan aman dilalui dan mencegah potensi antrean panjang kendaraan.
Peninjauan dilakukan bersama jajaran teknis, termasuk Kepala Dinas PUPRP Tala, Plt Kepala Dinas Perhubungan Tala, perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), serta pihak terkait lainnya.
“Pembukaan jembatan ini untuk mendukung kelancaran arus Nataru dan 5 Rajab. Jemaah dari Kotabaru, Tanah Grogot, dan Tanah Bumbu yang menuju Martapura sudah bisa melintas. Saat ini kita buka dua jalur,” ujar Rahmat.
Baca Juga: 346 Dapur Umum Diawasi Ketat Jelang 5 Rajab Sekumpul
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kesabaran selama proses perbaikan, serta berterima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan BPJN atas percepatan penanganan jembatan.
Sementara itu, Plt Kepala Dishub Tanah Laut Tedy Mulyana menegaskan, kendaraan roda enam ke atas dan angkutan berat masih dilarang melintas. Kendaraan bertonase besar dialihkan melalui jembatan darurat yang telah disiapkan.
“Pembatasan ini untuk menjaga keselamatan dan memastikan struktur jembatan tetap aman,” tegasnya. (*)
Editor : M. Ramli Arisno