Kegiatan ini diikuti sekitar 50 relawan dan dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Relawan Nasional.
Ketua PMI Tapin, Deddy Arief Budiman, mengatakan kegiatan tersebut memiliki makna penting sebagai momentum refleksi bagi para relawan.
Menurutnya, menjadi relawan bukan sekadar membantu, tetapi merupakan panggilan nurani untuk melayani kemanusiaan dengan ikhlas, disiplin, dan penuh tanggung jawab.
“Relawan adalah garda terdepan kemanusiaan. Karena itu, selain semangat, mereka juga harus dibekali pengetahuan, etika, dan keterampilan teknis yang memadai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembekalan ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan relawan PMI Tapin dalam menyambut dan mengawal momentum 5 Rajab di Sekumpul, Martapura, yang setiap tahunnya melibatkan jutaan jamaah.
Pada kegiatan besar tersebut, kehadiran relawan dinilai sangat krusial, baik dalam pelayanan kesehatan, pengaturan lalu lintas, maupun respons cepat terhadap kondisi darurat.
Dalam pelatihan, relawan mendapatkan berbagai materi dari lintas instansi. Polres Tapin menyampaikan pembekalan terkait kesiapsiagaan di jalan, pengaturan lalu lintas, keselamatan, serta imbauan agar relawan tidak terburu-buru dalam bertugas.
ORARI memberikan materi komunikasi lapangan untuk memastikan koordinasi berjalan efektif, sementara dari PMI disampaikan kesiapan dan pengecekan kendaraan operasional, khususnya ambulans. Adapun Dinas Kesehatan memberikan materi terkait aspek kesehatan dalam pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, relawan juga dibekali materi tentang disiplin dan etika berlalu lintas.
Deddy menekankan bahwa di lapangan, relawan tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama organisasi serta nilai-nilai kemanusiaan.
Relawan diharapkan menjadi teladan dalam tertib berlalu lintas, mengutamakan keselamatan, dan menghormati pengguna jalan lainnya.
Materi lain yang tak kalah penting adalah pengenalan kelengkapan alat minimal standar ambulans. Relawan dituntut memahami fungsi dasar peralatan medis, keselamatan pasien, serta prosedur penggunaan yang benar agar pelayanan yang diberikan berlangsung cepat, tepat, dan aman.
Mengusung tema “Solidaritas Relawan Memperkuat Aksi Lokal”, Deddy menegaskan bahwa kekuatan terbesar relawan terletak pada kebersamaan. Dengan solidaritas yang kuat, aksi-aksi lokal yang dilakukan diyakini mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat.
“Melalui pembekalan ini, saya berharap relawan baru tidak hanya siap secara fisik dan teknis, tetapi juga matang secara mental, etika, dan spiritual. Jadilah relawan yang rendah hati dalam melayani, sigap dalam bertindak, dan kokoh menjaga nilai-nilai kemanusiaan,” pesannya.
Di akhir kegiatan, Deddy menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya pelatihan tersebut.
"Semoga dengan kegiatan ini menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat luas bagi masyarakat," pungkasnya.
Editor : Sutrisno