Aksi berlangsung di depan Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara, Jalan A. Yani. Peserta mengenakan pakaian serba hitam sebagai simbol keprihatinan, dilengkapi pita penanda aksi.
Mereka duduk melantai di aspal, menyampaikan tuntutan dengan pendekatan damai.
Baca Juga: Banjir Balangan Berangsur Surut, Lampihong Masih Waspada
Pengamanan dilakukan oleh Polres Hulu Sungai Utara dengan dukungan Batalyon C Pelopor Brimob Tabalong.
Di sekitar lokasi tampak kendaraan taktis Barracuda, water cannon, dan truk Dalmas sebagai bagian dari skema pengamanan.
Salah satu peserta aksi, Khaidir Yahya, menegaskan gerakan tersebut murni gerakan moral tanpa kepentingan pihak tertentu.
Baca Juga: Hindari Motor, Xenia Tabrak Warung di Batulicin
“Aksi ini bentuk kepedulian pemuda terhadap penegakan hukum. Kami tidak ditunggangi siapa pun,” ujarnya.
Ia menambahkan, tujuan utama aksi adalah mendorong proses hukum yang transparan, adil, dan tuntas.
Komitmen pengawalan itu juga disuarakan melalui tagar #KawalOTTHSU, #KawalHukumSampaiTuntas, dan #HSUHarusBersih.
Baca Juga: Akhirnya Polemik Jembatan Semayap Tuntas,Truk Besar Dialihkan Jalur Khusus
Para penggagas mengajak seluruh organisasi kepemudaan di HSU untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.
Di lokasi, terlihat Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto serta perwakilan Kejari HSU Kasi Barang Bukti Andris. Melalui Ps Kasi Humas Polres HSU, Iptu Asep, kepolisian memastikan aksi berjalan aman dan kondusif.
“Seluruh peserta mematuhi aturan dan mampu menjaga ketertiban umum,” ujarnya. (*)
Editor : M. Ramli Arisno