Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kolaborasi Jadi Kunci, Balai Bahasa Kalsel Tuntaskan Target Kinerja 2025

Sheilla Farazela • Sabtu, 20 Desember 2025 | 12:07 WIB
TAKLIMAT MEDIA:Balai Bahasa Kalsel sampaikan capaian kinerja 2025 pada agenda Taklimat Media, Jumat (19/12/2025).
TAKLIMAT MEDIA:Balai Bahasa Kalsel sampaikan capaian kinerja 2025 pada agenda Taklimat Media, Jumat (19/12/2025).

BANJARBARU – Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan mencatat capaian kinerja 100 persen sepanjang tahun 2025. Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan Taklimat Media capaian kinerja peningkatan kualitas kebahasaan dan kesastraan yang digelar di aula kantor Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (19/12/2025). 

Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan, Armiati Rasyid mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dukungan dan kolaborasi berbagai pihak dalam pelaksanaan program kebahasaan dan kesastraan di Kalimantan Selatan.

“Alhamdulillah, capaian kinerja kami tahun ini tercapai 100 persen. Ke depan kami berharap kinerja Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan semakin meningkat dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kebahasaan dan kesastraan,” ujarnya.

Armiati menegaskan, pelestarian bahasa dan sastra daerah membutuhkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Dukungan pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota selama ini dinilai cukup baik, namun masih perlu diperkuat melalui kerja sama yang lebih formal.

“Kolaborasi dengan pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota sejauh ini sangat mendukung kegiatan Balai Bahasa. Ke depan kami berharap kerja sama ini dapat dituangkan dalam perjanjian atau nota kesepakatan agar dukungan program lebih pasti,” jelasnya.

Ia menyebutkan, hingga kini baru empat Pemerintah Kabupaten/Kota yang telah berkomitmen menjalin kerja sama. Padahal, sejumlah program Balai Bahasa membutuhkan dukungan kuat pemerintah provinsi, terutama dalam pengawasan penggunaan bahasa Indonesia serta penelusuran dan pelindungan bahasa daerah.

Terkait tantangan ke depan, Armiati mengakui adanya informasi pemangkasan anggaran yang diterima dalam sepekan terakhir. Meski demikian, pihaknya memastikan seluruh target kinerja tetap diupayakan tercapai melalui penyesuaian strategi dan penguatan kolaborasi.

“Informasi pemotongan anggaran ini tentu menjadi tantangan. Kami perlu memperbaiki strategi serta memperkuat komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar program tetap berjalan optimal,” katanya.

Sepanjang 2025, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan juga mencatat sejumlah peningkatan capaian. Diantaranya peningkatan kualitas literasi membaca peserta didik, kenaikan persentase produk penerjemahan yang dimanfaatkan peserta didik, serta peningkatan jumlah penutur teruji sesuai predikat kemahiran berbahasa profesinya.

Selain itu, terjadi peningkatan kualitas berbahasa penutur, kenaikan persentase lembaga yang terbina dalam penggunaan bahasa, serta penambahan produk pengembangan bahasa dan sastra yang tervalidasi.

“Alhamdulillah, capaian kinerja kami juga mendapatkan predikat Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah minimal A,” pungkasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#kolaborasi #balai bahasa #Provinsi Kalimantan Selatan #kebahasaan #capaian kinerja