KANDANGAN – Desa Sungai Pinang, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) sukses mengukir prestasi gemilang di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Desa ini resmi dianugerahi penghargaan sebagai Relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) yang Berkomitmen, Aktif, dan Berinovasi oleh Gubernur Kalsel, H Muhidin.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung dalam rangkaian Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 yang digelar di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Selasa (16/12/2025).
Keberhasilan Desa Sungai Pinang ini menjadi bukti nyata komitmen perangkat desa dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan suportif. Penghargaan ini diberikan atas dasar komitmen tinggi dalam pemberdayaan perempuan, aksi cepat tanggap terhadap isu anak, serta inovasi dalam menciptakan sistem perlindungan sosial yang efektif dan berkelanjutan.
Ketua Relawan SAPA Desa Sungai Pinang, Ahmad Kamal, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari inisiatif dan kolaborasi strategis yang melibatkan berbagai pihak. "Kami berkomitmen penuh dalam perlindungan dan pemberdayaan melalui aksi nyata, bukan sekadar formalitas. Kami melibatkan kader lokal sebagai aktor utama dan membangun sinergi kuat dengan Dinas PPKBPPA, TP PKK Kecamatan Daha Selatan, layanan kesehatan, hingga pengusaha lokal untuk memastikan penanganan isu sosial dilakukan secara profesional," jelas Ahmad Kamal.
Ia menambahkan program ini telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dari sisi perempuan, kini muncul keberanian untuk bersuara dan melaporkan kekerasan yang sebelumnya terpendam. Sementara, bagi anak-anak, lingkungan yang lebih ramah berhasil menekan angka perundungan (bullying) dan meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka.
"Terjadi perubahan norma di masyarakat, dari budaya 'masa bodoh' menjadi budaya saling menjaga. Warga kini lebih peduli terhadap keamanan tetangga di sekitarnya," imbuhnya.
Wakil Ketua TP PKK HSS, Hj Misnawati Suriani yang hadir mendampingi dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi mendalam. "Pencapaian Desa Sungai Pinang merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras daerah dalam mendukung transformasi perempuan sebagai subjek pembangunan," ujarnya.
Gubernur Kalsel, H Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Syarifuddin menegaskan peran desa seperti Sungai Pinang sangat krusial dalam menuju Indonesia Emas 2045. Ia menekankan perempuan adalah agen perubahan yang penting dalam membangun kepedulian sosial yang kuat.
Sebagai langkah tindak lanjut pasca-penghargaan, Ahmad Kamal menegaskan Desa Sungai Pinang akan mengintegrasikan program perlindungan ini ke dalam kebijakan resmi desa, serta memastikan keberlanjutan melalui komitmen anggaran desa yang konsisten.
Pemerintah Provinsi berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kalimantan Selatan untuk terus memberikan ruang partisipasi yang setara bagi perempuan dan menjamin perlindungan anak secara maksimal.
Editor : Fauzan Ridhani