RANTAU – Tak sekadar mengeluarkan surat imbauan, Bupati Tapin H Yamani memilih memberi teladan langsung kepada masyarakat Kabupaten Tapin.
Orang nomor satu di Bumi Ruhui Rahayu itu tampak hadir langsung ke sekolah untuk mengambil rapot ketiga anaknya.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), yang mendorong peran aktif ayah dalam pendidikan dan pengasuhan anak.
Ketiga anak Bupati Tapin, yakni Ahmad Zulfikar Hidayat, Muhammad Rayyan Hidayat, dan Muhammad Rayhan Hidayat, saat ini menempuh pendidikan di MIN 6 Tapin. Kehadiran H Yamani di sekolah disambut hangat pihak guru dan wali murid lainnya.
Menurut H Yamani, keterlibatan ayah dalam dunia pendidikan anak sangat penting, tidak hanya sebatas tanggung jawab finansial, tetapi juga pendampingan emosional dan moral.
“Perhatian orang tua, khususnya ayah, sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan prestasi anak. Mengambil rapot adalah momen penting untuk mengetahui perkembangan mereka secara langsung,” ujarnya, Jumat (19/12/2025).
Ia berharap langkah sederhana tersebut dapat menjadi contoh dan memotivasi para ayah di Tapin agar lebih peduli dan terlibat aktif dalam pendidikan anak-anaknya.
“Kalau kita ingin anak-anak Tapin tumbuh menjadi generasi yang kuat dan berkarakter, maka peran orang tua, termasuk ayah, harus dimaksimalkan,” tambahnya.
Tidak hanya itu, ia juga berpesan kepada para orang tua untuk terus berkomunikasi dengan anak-anak.
"Dengan begitu, bisa membangun ikatan emosional yang kuat.
Komunikasi yang baik membuat anak merasa dicintai, diperhatikan, dan aman. Ikatan emosional ini menjadi dasar kepercayaan anak kepada orang tua," jelasnya.
Gerakan Ayah Teladan Indonesia sendiri merupakan upaya nasional untuk menguatkan peran ayah dalam keluarga, terutama dalam mendampingi proses pendidikan anak sejak usia dini hingga remaja.
Dengan memberi contoh langsung, Bupati Tapin berharap imbauan yang disampaikan tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar diimplementasikan oleh masyarakat luas.
Editor : Muhammad Rizky