Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

BPBD Balangan Belum Naikkan Status Tanggap Darurat, Ini Alasannya

M Dirga • Kamis, 18 Desember 2025 | 19:45 WIB
PERAHU KARET: Kepala Pelaksana BPBD Balangan H Rahmi turun langsung memantau kondisi banjir dan aliran sungai di wilayah terdampak, Kamis (18/12/2025).
PERAHU KARET: Kepala Pelaksana BPBD Balangan H Rahmi turun langsung memantau kondisi banjir dan aliran sungai di wilayah terdampak, Kamis (18/12/2025).

PARINGIN – Meski banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Balangan hingga Kamis (18/12/2025), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan belum menetapkan status tanggap darurat.

Keputusan ini diambil setelah debit air di sebagian besar sungai terpantau mulai stabil.

Berdasarkan pemantauan Kamis pagi, Sungai Pitap di Kecamatan Awayan sudah kembali normal dan berstatus aman.

Sementara itu, Sungai di Kecamatan Lampihong masih berada pada status siaga akibat peningkatan debit dari wilayah hulu.

Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi menjelaskan bahwa penetapan status tanggap darurat tidak semata dilihat dari luas genangan.

Tetapi juga tren aliran sungai dan potensi perkembangan bencana.

“Sebagian besar wilayah menunjukkan penurunan debit air. Karena itu, penanganan masih kami lakukan dalam status siaga sambil terus memantau kondisi di lapangan,” ujarnya.

Sejak banjir terjadi pada Senin (15/12/2025), BPBD Balangan telah melakukan pemetaan wilayah terdampak, evakuasi warga di titik rawan, serta pengamanan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan warga dengan kondisi kesehatan tertentu.

Bantuan logistik juga telah disalurkan ke kecamatan terdampak.

Di beberapa desa, dapur umum didirikan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga dan petugas di lapangan.

Meski belum dinaikkan ke status tanggap darurat, BPBD Balangan memastikan kesiapsiagaan penuh tetap dilakukan.

Tim Reaksi Cepat, relawan gabungan, serta perahu evakuasi masih disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air secara mendadak.

“Status siaga memungkinkan kami bergerak cepat jika kondisi memburuk,” tegas Rahmi.

BPBD Balangan mengimbau warga, terutama yang tinggal di bantaran sungai dan dataran rendah, untuk tetap waspada.

Potensi banjir susulan masih terbuka jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi di wilayah hulu.

Editor : Eddy Hardiyanto
#BPBD #tanggap darurat #Balangan