Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sarang Tiung Membara Gemuruh Penonton Iringi Final Lomba Bagasing di Festival Budaya di Kampung Nelayan Sarang Tiung

Jumain Radar Banjarmasin • Kamis, 18 Desember 2025 | 15:11 WIB
SERU: Saat para peserta adu ketangkasan lomba gasing di Festival Budaya Kampung Nelayan Desa Sarang Tiung. Foto: Jumain/ Radar Banjarmasin.
SERU: Saat para peserta adu ketangkasan lomba gasing di Festival Budaya Kampung Nelayan Desa Sarang Tiung. Foto: Jumain/ Radar Banjarmasin.

KOTABARU- Gemuruh suara gasing kayu yang beradu memecah keheningan di kawasan Wisata Kampung Nelayan, Desa Sarang Tiung, Kamis (18/12).

Permainan tradisional Bagasing yang sempat meredup, kini kembali bergairah melalui ajang Festival Budaya Wisata Kampung Nelayan yang digelar meriah selama lima hari terakhir.

Ketua Panitia Lomba Bagasing, Muhammad Mulyadi, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat sangat luar biasa.

Tercatat, sebanyak 25 grup kategori dewasa dan 9 grup kategori anak-anak turut ambil bagian dalam kompetisi ini. Setiap grup terdiri dari lima pemain inti dan satu pemain cadangan.

"Alhamdulillah, pengunjung sangat ramai meramaikan acara ini, khususnya di Desa Sarang Tiung. Pesertanya datang dari berbagai desa, mulai dari Desa Campa Jawa, Gedambaan, hingga tuan rumah Sarang Tiung sendiri," ujar Mulyadi.

Mulyadi menjelaskan, lomba ini bukan sekadar ajang adu ketangkasan, melainkan upaya konkret untuk melestarikan warisan leluhur.

Menurutnya, olahraga tradisional Bagasing sempat tenggelam atau jarang dimainkan dalam waktu yang lama.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, semangat untuk menghidupkan kembali budaya ini mulai muncul, bahkan kini telah mendapat dukungan dari Pemkab Kotabaru dan Kormi (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia).

"Ini adalah budaya asli kita yang sempat lama tenggelam. Baru tahun-tahun ini muncul kembali melalui komunitas Bagasing yang kami bentuk," tambahnya.

Hari ini, festival memasuki babak final untuk menentukan juara l, ll dan lll baik di kategori dewasa maupun anak-anak.

Diharapkan, melalui festival seperti ini, permainan Bagasing tidak lagi dianggap kuno, melainkan menjadi daya tarik wisata budaya yang membanggakan bagi Kabupaten Kotabaru.

Editor : Arif Subekti
#Kotabaru #sukses #permainan #kampung #Nelayan