TANJUNG - Proyek rest area untuk menunjang warga yang melintas di perbatasan Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya di Desa Lano, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, terbengkalai.
Bangunan tampak lama ditinggalkan oleh pekerja, sehingga tidak ada aktifitas pengerjaan sama sekali di lokasi.
Padahal, bangunan tampak belum selesai dikerjakan.
Pantauan di lapangan, rest area yang didesain memiliki sejumlah bangunan warung itu juga banyak yang sudah rusak.
Pondasi batu yang menjadi penyangga rest area juga tampak runtuh dan patah. Kondisi longsor.
Karena terlalu lama ditinggalkan pekerja, bangunan juga tampak ditumbuhi rumput dan ilalang cukup tinggi.
Warga setempat, Abdul Hadi berharap pemerintah yang mengerjakan dapat menyelesaikannya agar dapat dimanfaatkan warga.
Ia berharap, rest area milik Provinsi Kalsel bagus layaknya milik Provinsi Kaltim. Padahal bersebelahan. "Supaya bagus yang di Kalimantan Timur," katanya, Kamis (18/12/2025).
Sepengetahuanya, bangunan mulai dikerjakan sejak tahun 2024, dan ditinggalkan pekerja empat bulan lalu lamanya.
Editor : Arif Subekti