Langkah awal dilakukan melalui rapat kesiapsiagaan lintas instansi yang digelar di Kantor Camat Banjang, Rabu (17/12/2025).
Rapat dipimpin Camat Banjang Rully Lesmana dan dihadiri unsur Forkopimcam, TNI-Polri, perangkat kecamatan, serta perwakilan desa yang masuk zona rawan banjir.
Baca Juga: Kejari Kotabaru Selidiki Dugaan Korupsi SMA Negeri Unggulan
Fokus utama rapat adalah kesiapan respons cepat jika debit air meningkat dalam waktu singkat.
Salah satu keputusan penting ialah rencana pendirian posko siaga banjir di halaman Kantor Camat Banjang.
Namun, realisasi posko masih menunggu penetapan status kedaruratan dari Pemerintah Kabupaten HSU.
Baca Juga: Barang Bukti Empat Kasus Narkoba Dimusnahkan di Banjarbaru
“Koordinasi terus kami lakukan, terutama dengan pemerintah desa untuk pemetaan wilayah rawan banjir dan potensi dampaknya,” kata Camat Banjang.
Selain pemetaan wilayah, kecamatan juga memperkuat koordinasi lintas sektor. UPT Puskesmas Banjang disiagakan untuk kebutuhan logistik kesehatan, mulai dari obat-obatan, salep gatal, hingga obat diare.
Sementara itu, Dinas Sosial disiapkan untuk penyaluran bantuan jika terjadi pengungsian warga.
Baca Juga: AirNav Larang Drone Tanpa Izin Saat Momen 5 Rajab di Martapura
Dari unsur keamanan, Polsek Banjang dan Koramil menyatakan kesiapan penuh mendukung penanganan di lapangan.
Kapolsek Banjang diwakili Aiptu Soeyatmin, sedangkan Koramil diwakili Sertu Mukmin dan Sertu Amrullah.
Ps Kasi Humas Polres HSU, Iptu Asep, menegaskan kepolisian siap bergerak cepat jika kondisi memburuk.
“Ini langkah bersama Forkopimcam untuk mengantisipasi peningkatan debit air. Tujuannya satu, agar masyarakat terdampak bisa segera mendapat bantuan,” ujarnya.
Rapat berlangsung aman dan kondusif. Pemerintah kecamatan memastikan pemantauan dan pelaporan situasi banjir akan dilakukan secara berkala, seiring perkembangan kondisi di lapangan. (*)
Editor : M. Ramli Arisno