Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Demi Hunian Layak Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)! HSS Bangun 36 Rumah Tahan Gempa Tahun Depan

M Padil Ihsan • Rabu, 17 Desember 2025 | 10:21 WIB
KOLABORASI: Bupati HSS Syafrudin Noor tandatangan surat kesepakatan kerja sama dengan stakeholder terkait.
KOLABORASI: Bupati HSS Syafrudin Noor tandatangan surat kesepakatan kerja sama dengan stakeholder terkait.

KANDANGAN — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali menegaskan komitmennya menghadirkan hunian layak dan aman bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Pada tahun 2026, Pemkab HSS siap membangun 36 unit Rumah Inti Tumbuh Tahan Gempa (RITTA).

Rencana pembangunan ini disepakati dalam audiensi antara Pemkab HSS dan Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI di Kandangan, Selasa (16/12/2025).

Program tersebut menjadi kelanjutan dari keberhasilan Pemkab HSS membangun 20 unit rumah siap huni di Kecamatan Sungai Raya pada 2025.

Capaian itu membuat pemerintah pusat kembali memberi kepercayaan berupa tambahan 36 unit rumah RITTA.

RITTA merupakan model hunian terjangkau dengan standar keamanan struktur tinggi, termasuk ketahanan terhadap gempa, sehingga dinilai tepat untuk mendukung pemukiman aman dan berkelanjutan.

Bupati HSS, H Syafrudin Noor menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut.

“Setelah keberhasilan 20 unit di Sungai Raya, tahun depan kita akan mendapatkan bantuan 36 rumah lagi melalui sinergi pendanaan dengan Bank BTN. Ini adalah langkah nyata hadirnya negara untuk menjamin hunian layak bagi masyarakat kita,” ujarnya.

Pembangunan rumah RITTA melibatkan kolaborasi multipihak, yakni Pemkab HSS sebagai koordinator wilayah, Kementerian PKP sebagai pendukung kebijakan dan teknis, serta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Seluruh dokumen kerja sama telah ditandatangani dan menjadi dasar operasional agar pembangunan 36 unit rumah tersebut dapat segera direalisasikan pada 2026.

Melalui program perumahan berbasis kelompok ini, Pemkab HSS berharap dapat menekan angka backlog perumahan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan lingkungan hunian yang lebih sehat dan aman.

Editor : Eddy Hardiyanto
#masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) #rumah tahan gempa #HSS