Posko ini disiapkan untuk melayani arus balik jemaah, terutama pada malam kepulangan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tapin, Zainal Abidin, mengatakan pembukaan posko singgah difokuskan saat arus balik, sehingga seluruh fasilitas sudah siap digunakan sejak malam hari.
“Kalau dibukanya memang pada arus balik. Jadi malam kepulangan jemaah sudah siap untuk singgah dan beristirahat,” ujarnya, Selasa (16/12/2025).
Untuk pelayanan di posko singgah yang rencananya berada di Ruang Terbuka Publik (RTP) Rantau Baru, Pemkab Tapin akan menerapkan sistem shift. Seluruh perangkat daerah dijadwalkan bergantian menjaga posko dan melayani para jemaah.
“Penjagaannya sistem shift, semua perangkat daerah terlibat. Termasuk konsumsi, nanti masing-masing perangkat daerah menyiapkan makanan bagi jemaah,” jelas Zainal.
Terkait jumlah jemaah yang akan singgah, Zainal mengakui belum dilakukan perhitungan secara rinci. Namun pelayanan posko akan terus berjalan hingga seluruh jemaah asal Tapin dipastikan kembali dari Sekumpul.
“Belum dihitung jumlahnya, yang jelas pelayanan dilakukan sampai jemaah sudah habis dari Sekumpul Martapura,” katanya.
Selain posko singgah, Pemkab Tapin juga menyiapkan dukungan infrastruktur. Mulai dari penerangan jalan, pemasangan petunjuk arah, hingga perbaikan ruas jalan yang dinilai belum layak dilalui.
“Kami siapkan penerangan jalan, rambu atau petunjuk jalan, dan jalan-jalan yang belum layak akan diperbaiki,” ungkapnya.
Meski demikian, Zainal menyebut masih ada kendala kewenangan antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi, khususnya terkait penanganan beberapa ruas jalan.
“Karena ada kewenangan kabupaten dan provinsi, untuk itu kami minta PUPR Tapin berkoordinasi dengan PUPR Kalsel agar penanganannya bisa maksimal,” pungkasnya.
Editor : Sutrisno