Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan akibat peningkatan volume kendaraan.
Pengecekan lapangan dilaksanakan pada Senin (15/12/2025) mulai pukul 13.00 Wita hingga selesai.
Baca Juga: Stok Bahan Pokok Kalsel Aman Jelang Nataru dan 5 Rajab
Hasilnya, petugas menemukan sejumlah titik jalan berlubang yang dinilai berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kasat Lantas Polres HSU, AKP Yuwono, menyampaikan bahwa kerusakan badan jalan tersebut perlu mendapat perhatian serius, terutama pada jam-jam padat dan saat arus kendaraan meningkat menjelang Nataru dan 5 Rajab.
Sejumlah ruas jalan yang ditemukan mengalami kerusakan berada di perbatasan Kabupaten Hulu Sungai Utara–Hulu Sungai Tengah, tepatnya di Desa Halat, Desa Tapus Dalam, Desa Pinang Habang, dan Desa Tapus Tengah.
Baca Juga: KPH Tanah Laut Amankan Puluhan Kayu Diduga Hasil Illegal Logging
Selain itu, kerusakan juga ditemukan di Desa Kandang Halang dan Desa Pasar Senin di Kecamatan Amuntai Tengah, Desa Banyu Tajun Hulu di Kecamatan Sungai Pandan, serta Desa Muara Baruh di Kecamatan Amuntai Utara.
Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto melalui Ps Kasi Humas Polres HSU, Iptu Asep, mengatakan sebagai langkah awal, personel Satlantas bersama Dinas Perhubungan telah memasang tanda peringatan sementara di titik-titik jalan berlubang.
Selain itu, petugas juga melakukan pendataan kondisi jalan untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan instansi terkait agar segera dilakukan perbaikan.
Baca Juga: Hadapi 5 Rajab, Satlantas Banjarbaru Pasang 190 Rambu Lalu Lintas
“Kegiatan ini bertujuan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, serta mendukung kelancaran arus lalu lintas selama Nataru dan momen 5 Rajab,” ujar Iptu Asep.
Ia menambahkan, pengecekan ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor dalam penanganan infrastruktur jalan demi mendukung keselamatan dan kelancaran lalu lintas di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (*)
Editor : M. Ramli Arisno