Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Terima Kunjungan FPK Paser, Pemkab HSU Tegaskan Komitmen Kebinekaan

M Akbar Radar Banjarmasin • Senin, 15 Desember 2025 | 12:06 WIB
MOMEN:Foto bersama jajaran FPK Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur dan FPK Kabupaten HSU, serta jajaran Bakesbangpol HSU dan Kabupaten Paser di Tugu Salawat Kota Amuntai, Senin(15/12/2025).
MOMEN:Foto bersama jajaran FPK Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur dan FPK Kabupaten HSU, serta jajaran Bakesbangpol HSU dan Kabupaten Paser di Tugu Salawat Kota Amuntai, Senin(15/12/2025).

AMUNTAI - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), H Amberani mewakili Bupati HSU, H Sahrujani menyampaikan komitmen Pemerintah Daerah dalam menjaga persatuan dan kesatuan pada kegiatan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) yang digelar di Aula Kejar Membangun Setda HSU, Senin (15/12/2025).

Dalam sambutannya, H Amberani menyampaikan apresiasi atas kunjungan peserta dan menegaskan Bupati HSU menyambut baik setiap tamu yang datang ke HSU.

Ia menilai forum tersebut sebagai kegiatan positif yang membingkai persatuan tanpa membedakan suku dan agama.

Ia juga memaparkan kondisi geografis HSU yang didominasi rawa dengan tantangan pembiayaan infrastruktur yang berat, serta keterbatasan akses wilayah, salah satunya Kecamatan Paminggir.

Meski demikian, Pemkab HSU memiliki visi dan misi “HSU Bangkit” melalui pengembangan agrominapolitan dengan basis pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai penguatan ekonomi dan ketahanan pangan.

“HSU tidak memiliki sektor tambang. Kami hanya memiliki tanah dan air, dan itu yang kami maksimalkan,” ujarnya.

Ia menambahkan selama ini HSU tidak pernah mengalami konflik suku dan agama, meski mayoritas penduduk beragama Islam. Nilai saling menghormati dan menyayangi terus ditanamkan melalui forum FPK dan FKUB.

Selain itu, Kesbangpol HSU turut mempromosikan kerajinan tangan sebagai sektor UMKM unggulan, serta menekankan bahwa pembauran tidak hanya pada aspek suku, tetapi juga kuliner dan perkawinan.

Sementara itu, perwakilan Kesbangpol Kabupaten Paser menyampaikan gambaran wilayah Paser yang memiliki luas sekitar 11 ribu kilometer persegi dengan 10 kecamatan, 139 desa, dan lima kelurahan, serta masyarakat yang heterogen.

Peran FPK dan FKUB dinilai berkontribusi dalam menjaga kondusivitas melalui sosialisasi dan dialog hingga tingkat kecamatan.

Disebutkan pula, Pemkab Paser menguatkan potensi UMKM melalui pemusatan event olahraga, termasuk sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur, serta program pinjaman tanpa bunga bagi usaha mikro kecil.

Ketua FPK Kabupaten Paser Eka menyampaikan perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengurus FPK serta dukungan anggaran yang memadai.

Ia menegaskan keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang dalam menjaga persatuan dan kesatuan etnis.

Di kesempatan yang sama, Plt Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Ma’arif Fatullah mengungkapkan rencana agenda tahun 2026, antara lain pawai budaya yang melibatkan FPK serta penguatan nilai kebinekaan melalui penggunaan pakaian adat pada peringatan Agustus dan pengisian materi wawasan kebangsaan oleh FPK.

Editor : Fauzan Ridhani
#FORUM PEMBAURAN KEBANGSAAAN #Sahrujani #Amuntai #Pemkab HSU #Kabupaten Paser