Koordinator Tim Volunteer KUN Tapin, Hendra Gunawan atau yang akrab disapa Ogun, mengatakan pada misi kemanusiaan kali ini pihaknya memberangkatkan dua perwakilan yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan.
"Untuk respons bencana di Sumatra, kami menugaskan satu dokter atas nama dr Rika Amelia serta satu tenaga perawat, Ubad M Badridin, yang merupakan anggota aktif Volunteer KUN Tapin," ujarnya, Senin (15/12/2025).
Baca Juga: Kakak Beradik Putra Pereli Legendaris Tapin Raih Penghargaan IMI Award 2025
Sejumlah daerah yang menjadi titik penugasan di antaranya Pidie Jaya, Sibolga, dan Tapanuli. Kehadiran tim medis tersebut diharapkan dapat membantu memberikan pelayanan kesehatan sekaligus dukungan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Ogun menambahkan, keberangkatan Tim Volunteer KUN Tapin ini juga mendapatkan rekomendasi langsung dari Bupati Tapin H Yamani, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan kemanusiaan lintas wilayah.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi para relawan untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, tanpa melihat batas wilayah.
Baca Juga: Mars Kalimantan Selatan yang Baru Ciptaan Warga Kandangan
"Ini murni panggilan kemanusiaan. Kami ingin ikut berkontribusi membantu saudara-saudara kita di Sumatra yang sedang menghadapi musibah," katanya.
Volunteer KUN Tapin juga mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi mendukung misi kemanusiaan ini melalui donasi yang disalurkan ke KUN Humanity System, agar upaya bantuan dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.
KUN Humanity System+ adalah organisasi nirlaba yang didirikan di Bandung sejak 2016, berfokus pada Gerakan Kolaboratif Kemanusiaan dengan mengintegrasikan tim multidisiplin untuk memberikan respons cepat dan bantuan medis, logistik, serta psikososial di berbagai zona bencana dan krisis di Indonesia.
Baca Juga: Anak Kobra Bersarang di Body Motor Warga Amuntai
Organisasi ini berkomitmen penuh pada transparansi dan pemberdayaan komunitas lokal, memastikan setiap aksi kemanusiaan di lapangan terlaksana secara profesional dan akuntabel. (*)
Editor : M. Ramli Arisno