BANJARMASIN - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalsel menggelar Musyawarah Daerah (Musda) V dan Rapat Kerja Tahun 2025, Sabtu (13/12/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penguatan profesionalisme jurnalis televisi dalam mendukung pers yang sehat dan demokratis.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dsikominfotik) Kalsel yang diwakili Kepala Seksi Kemitraan dan Hubungan Media, Erlinda Puspita Ningrum.
Apresiasi disampaikan Erlinda Puspita Ningrum kepada IJTI Kalsel dalam kontribusinya untuk melahirkan karya-karya jurnalistik yang sehat dan mencerdaskan. Dirinya berharap IJTI juga mampu menjadi jembatan sosialisasi program-program Pemerintah, termasuk Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi serta perlindungan anak di ruang digital.
"Kami berharap IJTI bisa menjadi mitra dalam dalam program bersama untuk beberapa agenda seperti perlindungan data pribadi dan perlindungan anak di ruang digital. Ini sangat penting ditengah kemajuan teknologi saat ini," jelas Erlina saat membuka Musda dan Raker IJTI Kalsel disalah satu Hotel di Banjarmasin.
Dalam Musda ini, Ketua IJTI Kalsel periode 2021-2025 Dina Qomariah, terpilih secara aklamasi untuk melanjutkan kepemimpinan dan menakhodai IJTI Pengurus Daerah Kalimantan Selatan untuk periode 2025-2029.
Melalui Musda dan Raker ini, IJTI Kalsel diharapkan semakin solid dalam meningkatkan profesionalisme jurnalis televisi, serta berperan aktif dalam menyajikan informasi yang berkualitas dan bertanggung jawab bagi masyarakat.
"Kita punya tantangan yang besar kedepan dalam memastikan IJTI turut menjadi bagian dalam pers yang sehat dan mencerdaskan dengan karya-karya jurnalistik yang mampu memberikan nilai-nilai positif dalam arus informasi saat ini," jelas Dina Qomariah.
Dalam Musda dan Raker ini, IJTI Kalsel juga merumuskan sejumlah program kerja dan kegiatan yang akan dilaksanakan. Diantaranya peningkatan kapasitas anggota melalui uji kompetensi selain membangun sinergi dengan Pemerintah dalam kaitan fungsi-fungsi Pers.
Editor : Fauzan Ridhani