TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong berencana menambah penyertaan modal untuk BPR Tabalong Bersinar sebesar Rp18 miliar lebih pada 2026.
Keputusan ini mengemuka usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di Aula KCM, Mabuun, Kamis (11/12/2025).
Direktur Utama BPR Tabalong Bersinar, Gazali Rahman mengatakan tambahan modal tersebut masih menunggu ketok palu DPRD Tabalong melalui sidang paripurna.
“Kalau paripurna selesai dan Rp18 miliar disepakati, masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Dana penyertaan modal itu rencananya digunakan untuk memperluas program Kredit Tabalong Smart Nol Persen, termasuk peningkatan plafon pinjaman.
Plafon yang disiapkan untuk pelaku UMKM mencapai Rp50 juta, sementara petani mendapatkan plafon Rp10 juta.
Seluruh fasilitas kredit ditawarkan dengan bunga dan biaya administrasi nol persen.
Meski begitu, peningkatan plafon masih menunggu terbitnya Peraturan Bupati Tabalong.
“Kami menginginkan penjaminan asuransi juga nol persen, supaya benar-benar bebas dari beban tambahan,” tegas Gazali.
Menurutnya, penambahan plafon diperlukan agar lebih banyak pelaku usaha yang bisa merasakan manfaat program ini.
Sebelumnya, plafon hanya dibatasi pada angka Rp3 juta, sehingga hanya menjangkau petani dan UMKM kecil.
Editor : Eddy Hardiyanto