Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Stunting di Tanah Bumbu Turun! Tapi Satui Masih Jadi Sorotan Utama

Zulqarnain RB • Jumat, 12 Desember 2025 | 14:54 WIB
DATA STUNTING: DP3AP2KB Kabupaten Tanah Bumbu saat menggelar evaluasi pelaksanaan percepatan penurunan stunting. Kecamatan Satui mendapat perhatian khusus.
DATA STUNTING: DP3AP2KB Kabupaten Tanah Bumbu saat menggelar evaluasi pelaksanaan percepatan penurunan stunting. Kecamatan Satui mendapat perhatian khusus.

BATULICIN – Angka stunting di Kabupaten Tanah Bumbu berhasil ditekan dari 25,1 persen pada 2023 menjadi 21,7 persen pada 2024.

Penurunan 3,4 persen ini dinilai sebagai hasil kerja intensif pemerintah daerah melalui pendampingan gizi dan program percepatan penurunan stunting yang dijalankan sepanjang tahun.

Data stunting untuk 2025 belum tersedia, dan baru akan dirilis pada 2026.

Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan bahwa upaya pengawalan tidak boleh kendor.

Kepala DP3AP2KB Tanah Bumbu, Erli Yuli Susanti mengatakan stunting bersifat fluktuatif, sehingga intervensi lapangan harus terus dipertahankan.

“Stunting bisa naik dan turun, jadi kita tidak boleh lengah,” ujarnya.

Berbagai langkah dilakukan pemerintah, mulai dari pelatihan kader posyandu, pemantauan tumbuh kembang balita, pemberian makanan tambahan, hingga pendampingan keluarga berisiko stunting melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Kecamatan Satui menjadi perhatian khusus karena menyumbang angka stunting cukup besar di Tanah Bumbu.

Salah satu faktor pemicu adalah maraknya pernikahan usia anak, yang berdampak pada rendahnya kesiapan gizi dan kesehatan keluarga.

“Menikah di usia belum matang membuat mereka tak memiliki edukasi yang cukup,” jelas Erli.

Rendahnya kesadaran sebagian warga mengenai pentingnya makanan bergizi juga menjadi hambatan.

Di beberapa kasus, orang tua tak mengonsumsi maupun mengolah makanan bergizi meski bahan tersedia.

Untuk menekan kasus stunting, DP3AP2KB melakukan pembinaan ke desa-desa di Satui, memberikan edukasi pencegahan pernikahan anak ke sekolah, serta menjalankan pendampingan intensif kepada keluarga yang memiliki anak stunting.

Editor : Eddy Hardiyanto
#Satui #Stunting #Tanah Bumbu