BANJARBARU — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan (Kanwil Kemenkum Kalsel) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Merek Kolektif bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KKMP) se-Kalsel, Kamis (11/12/2025) di Novotel Airport Hotel Banjarbaru.
Mengusung tema “Penguatan Peran Pemerintah Daerah dalam Mendorong Pendaftaran Merek Kolektif untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kalimantan Selatan,” kegiatan ini menjadi momentum penting mempercepat perlindungan hukum dan penguatan daya saing ekonomi kerakyatan di Kalsel.
Acara ini dibuka oleh Kepala Kanwil Kemekum Kalsel, Alex Cosmas Pinem yang hadir bersama Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Meidy Firmansyah dan Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Anton Edward Wardhana, serta jajaran pejabat manajerial dan non-manajerial Kanwil.
Kehadiran perwakilan dari berbagai instansi juga semakin menegaskan pentingnya agenda ini, termasuk Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai yang turut bertindak sebagai narasumber. Hadir pula Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Taufik Rivani, perwakilan lurah dari Kota Banjarmasin, serta perwakilan KKMP dari sejumlah daerah.
Peserta terdiri dari 44 (empat puluh empat) orang dari berbagai instansi terkait di Kalimantan Selatan dan perwakilan KKMP Banjarmasin dan Banjarbaru. Alex menyampaikan pendaftaran merek kolektif memiliki arti strategis dalam memperkuat identitas produk koperasi, meningkatkan posisi tawar di pasar, serta memberikan kepastian perlindungan hukum bagi pelaku usaha berbasis komunitas.
”Pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta koperasi dalam membangun ekosistem ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan,” sebutnya.
Kanwil Kemenkum Kalsel secara khusus memberikan apresiasi atas langkah empat KKMP yang menjadi yang pertama memulai proses pendaftaran merek kolektif. Yakni, KKMP Basirih dengan merek “Basirih Smart”, KKMP Telawang dengan merek “Telawang”, KKMP Kuin Cerucuk dengan merek “CCK Start”, serta KKMP Kelayan Timur dengan merek “Cangkal”.
Editor : Fauzan Ridhani