Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Balangan Aktifkan Posko Siaga Darurat Hidrometeorologi

M Dirga • Kamis, 11 Desember 2025 | 14:13 WIB
Kepala Pelaksana BPBD Balangan H Rahmi memimpin Aktivasi Posko Siaga Darurat Hidrometeorologi, sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.(El untuk Radar Banjarmasin)
Kepala Pelaksana BPBD Balangan H Rahmi memimpin Aktivasi Posko Siaga Darurat Hidrometeorologi, sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.(El untuk Radar Banjarmasin)

PARINGIN - Menghadapi meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi di puncak musim hujan, BPBD Balangan resmi mengaktivasi Posko Siaga Darurat Hidrometeorologi, Kamis (11/12). Aktivasi ditandai melalui apel gabungan yang dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Balangan H. Rahmi bersama jajaran kabid dan staf.

Rahmi menyebut aktivasi ini merupakan tindak lanjut dari penetapan status siaga darurat hidrometeorologi Kabupaten Balangan yang berlaku sejak 12 November 2025 hingga 31 Januari 2026.

“Dengan adanya posko ini, kami harapkan seluruh tim semakin siaga dan koordinasi antar instansi lebih solid dalam mewaspadai ancaman hidrometeorologi,” ujarnya.

Posko tersebut berfungsi sebagai pusat kendali, menerima laporan kenaikan debit air, banjir, hingga kondisi darurat di seluruh wilayah. Tim Reaksi Cepat (TRC) ditempatkan di posko lengkap dengan armada dan peralatan evakuasi. Posko juga dibuka untuk publik, sehingga warga dapat menyampaikan laporan atau meminta informasi resmi.

Untuk memperkuat kesiapsiagaan menjelang akhir tahun, BPBD turut berkoordinasi dengan TNI-Polri serta instansi lainnya. “Tim gabungan akan terintegrasi dengan posko yang juga disiapkan Polres. Ini penting untuk mempercepat respons jika terjadi keadaan darurat,” kata Rahmi.

Rahmi juga mengingatkan masyarakat agar mulai memahami tanda-tanda risiko hidrometeorologi sederhana, seperti perubahan warna air sungai, hujan berkepanjangan, serta kenaikan muka air yang cepat.

“Hal-hal seperti itu jangan dianggap sepele. Segera menghindar dari bantaran sungai dan laporkan jika melihat kondisi tidak biasa,” pesannya.

Ia menegaskan keberadaan posko ini diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan sekaligus memastikan kesiapan tim jika terjadi bencana.

“Kami berharap bencana tidak terjadi. Tapi dengan adanya posko ini, masyarakat bisa mendapat informasi yang benar dan lebih siap menghadapi kondisi musim hujan,” ujarnya.


Editor : Arif Subekti
#BPBD #Balangan #Kalsel #bencana