BANJARBARU – Wakil Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Windi Novianto STP, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan sektor pertanian, hortikultura, dan agrobisnis sebagai salah satu basis ekonomi masyarakat. Hal ini sejalan dengan pengalaman panjangnya sebagai pelaku usaha bibit dan pemberdaya petani jagung di Tanah Laut.
Windi yang juga Ketua KNPI Banjarbaru itu tercatat aktif mengembangkan lahan tidur menjadi kebun jagung bersama kelompok petani. Selain itu, ia menekuni usaha penangkaran dan perdagangan bibit hortikultura, termasuk matoa, durian, mangga, dan kelengkeng.
“Usaha bibit ini masih terus berjalan hingga sekarang. Kita ingin sektor hortikultura dan agrobisnis menjadi ruang ekonomi yang menguatkan masyarakat,” ujarnya, Minggu (7/12).
Dikenal memiliki latar belakang pendidikan Teknologi Industri Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Windi juga memiliki rekam jejak organisasi yang panjang sejak masa kuliah. Ia pernah memimpin Koperasi Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian, BEM Fakultas Pertanian, hingga Jaringan Agropreneur Muda Indonesia.
Selepas kampus, kiprahnya berlanjut di berbagai organisasi pertanian dan kepemudaan, antara lain HKTI Kota Banjarbaru, KNPI, HIPMI Kalsel, hingga menjadi bagian dari manajemen Persebaru. Periode 2024–2029, ia dipercaya menjabat Wakil Ketua DPRD Banjarbaru dan pada 2025–2030 menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Banjarbaru.
Dengan keterlibatan panjang tersebut, Windi menilai sektor pertanian dan agrobisnis masih memiliki peluang besar untuk berkembang di Banjarbaru dan daerah sekitar. Ia menegaskan siap mendorong kebijakan yang berpihak pada petani serta mendukung penguatan usaha produktif masyarakat.
“Kita ingin pertanian dan agrobisnis terus mendapat ruang dalam kebijakan daerah, termasuk penguatan akses, pendampingan, dan inovasi,” tegasnya.
DPRD Banjarbaru memastikan akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan demi membuka lebih banyak peluang usaha di sektor pertanian. Editor : Nurhidayat