Kejadian terjadi di area menuju Gunung Papua, menyebabkan akses transportasi darat terhenti sepenuhnya.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, kondisi jalan tampak tertimbun material longsor, termasuk tanah dan bebatuan yang menutupi seluruh badan jalan.
Baca Juga: Rob Rendam 19 Desa di Aluh-Aluh, Air Setinggi Pinggang
Tidak ada laporan korban jiwa atau kerusakan kendaraan, namun situasi ini menimbulkan risiko bagi pengguna jalan yang biasa melintas di rute tersebut.
Longsor diduga dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang berlangsung sejak kemarin.
Area yang terdampak adalah bagian dari jalur alternatif Banjarbaru-Batulicin, khususnya di Gunung Papua, yang dikenal sebagai tanjakan dan turunan rawan di wilayah tersebut.
Baca Juga: Dua Taman di Banjarbaru Lolos Audit RBRA Nasional
Jalur ini sering digunakan sebagai opsi pengganti untuk menghindari kemacetan di jalan utama, terutama bagi pengangkut barang dan pelancong lokal.
Penutupan total ini memaksa pengendara untuk mencari rute lain atau menunggu hingga jalur dibersihkan dan dinyatakan aman untuk dilalui.
Pengguna jalan diimbau untuk menghindari rute ini untuk sementara waktu hingga ada pemberitahuan lebih lanjut dari otoritas terkait.
Baca Juga: Rekayasa Lalin 5 Rajab Berlaku di Banjarbaru, Ini Rutenya
Pihak berwenang diharapkan segera melakukan pembersihan material longsor dan perbaikan jalan agar akses dapat kembali normal.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai waktu pembukaan kembali jalan tersebut.
Masyarakat di sekitar Banjarbaru dan Batulicin disarankan terus mengikuti perkembangan melalui sumber terpercaya untuk menghindari risiko tambahan akibat cuaca buruk yang masih berlangsung. (*)
Editor : M. Ramli Arisno