Kepala Kejaksaan Negeri HSU, Dr. Albertinus P. Napitupulu, menyampaikan bahwa Kejari berhasil menyelamatkan keuangan negara dengan total lebih dari Rp 1.017.642.600 dari berbagai perkara korupsi yang ditangani.
Dalam kegiatan yang juga dihadiri Kasi Pidsus Zaidi Fikri, disampaikan bahwa bidang pidana khusus telah menangani sejumlah kasus korupsi, di antaranya Tipikor Kepala Desa Barawa, Kecamatan Paminggir.
Selanjutnya, perkara tipikor sanitasi WC sehat di Dinas Perkim dan Lingkungan Hidup Kabupaten HSU.
Selain itu terdapat dua perkara lanjutan terkait pengelolaan WC sehat dan APBDes Desa Rantau Karau, Kecamatan Sungai Pandan.
Kejaksaan juga mencatat penyelesaian perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) dan mengeksekusi putusan terkait korupsi dana desa dan proyek infrastruktur.
Sementara itu, dari bidang Datun (Perdata dan Tata Usaha Negara), pemulihan keuangan negara mencapai Rp 1.017.000.000, terdiri dari uang pengganti dan pengembalian dana desa.
Albertinus menyebut, pada 2026 Kejari HSU menargetkan penanganan perkara korupsi yang lebih besar dan berdampak luas.
“Kami ingin fokus pada penanganan perkara yang berbobot dan memberikan efek jera. Tim pidsus sedang menghimpun full bracket untuk tiga perkara strategis yang akan kami buka pada tahun mendatang,” tegasnya.
Albert sapaan akrab Kajari HSU juga memaparkan rangkaian Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia, Kejari HSU turut menggelar kegiatan edukasi publik.
Seperti, kuliah umum antikorupsi di perguruan tinggi di Kota Amuntai, serta pembagian brosur dan stiker Stop Korupsi kepada masyarakat dan pengguna jalan di depan kantor Kejari.
Kemudian, penyampaian imbauan langsung kepada warga agar berperan aktif mencegah tindak pidana korupsi.
Sepanjang 2025, Kejari HSU telah melakukan tiga penyidikan, tiga penuntutan, serta tujuh eksekusi perkara inkrah, dengan dominasi kasus terkait dana desa.
Pada tahun 2026, pendampingan dan penindakan akan diperkuat untuk menekan potensi kerugian negara. “Mari bersama-sama memberantas tindak pidana korupsi agar masyarakat Hulu Sungai Utara semakin makmur dan berintegritas,” ajak Kajari.
Editor : Sutrisno