Layanan ini diberikan kepada seluruh jemaah sebelum diberangkatkan ke Embarkasi Banjarmasin.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Tanah Bumbu Muhammad Zaki Yamani mengatakan, layanan baru ini disediakan untuk memastikan kondisi kesehatan jemaah lebih terpantau sejak awal proses keberangkatan.
Baca Juga: BPBD Kotabaru Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Ribuan Rumah Terancam
"Selama ini Pemkab hanya menyediakan bus untuk mengantar jemaah dan barang-barang mereka. Tahun ini, pemeriksaan kesehatan juga difasilitasi secara gratis," ujarnya.
Pemeriksaan kesehatan akan dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) teknis, termasuk tenaga medis dari Dinas Kesehatan Tanah Bumbu.
Layanan ini meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan penyakit penyerta, dan kelayakan fisik menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Baca Juga: Diduga Mabuk, Pemuda di Sungai Loban Tanah Bumbu Memukul Kakak Ipar dengan Balok Kayu
Fasilitas kesehatan gratis ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Tanah Bumbu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji.
Dengan pemeriksaan kesehatan sejak dini, diharapkan jemaah dapat berangkat dalam kondisi prima dan terhindar dari risiko kesehatan selama menjalankan ibadah haji.
Pada tahun 2025, sebanyak 196 jemaah haji asal Tanah Bumbu berangkat menunaikan ibadah ke Tanah Suci.
Baca Juga: PUPR Kalsel Tangani Ruas Jalan Alternatif Menjelang Nataru dan Arus Jemaah Sekumpul
Adapun jumlah jemaah haji Tanah Bumbu untuk tahun 2026 belum diumumkan secara resmi oleh pihak terkait.
Meski demikian, kuota haji reguler Provinsi Kalimantan Selatan pada musim haji 2026 mengalami peningkatan signifikan.
Jika pada tahun 2025 jumlah jemaah sebanyak 3.818 orang, maka pada tahun 2026 naik menjadi 5.187 orang, atau bertambah 1.369 jemaah.
Baca Juga: Pernikahan di Bawah Umur Masih Marak! Pengadilan Agama Banjarbaru Ungkap Datanya
Peningkatan kuota haji ini diharapkan juga diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, termasuk Tanah Bumbu, agar jemaah dapat berangkat dengan persiapan maksimal. (*)
Editor : M. Ramli Arisno