BANJARBARU – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta arus jemaah Sekumpul pada 28 Desember, Dinas PUPR Kalsel bergerak cepat memperbaiki sejumlah ruas jalan alternatif yang berpotensi macet karena lonjakan mobilitas warga.
Kabid Bina Marga PUPR Kalsel, Robby Cahyadi mengatakan pihaknya melakukan berbagai pekerjaan taktis di jalur-jalur alternatif yang kerap digunakan masyarakat.
Dana murni dan dana rutin tahun ini digunakan untuk percepatan patching serta perbaikan spot-spot rusak yang kembali muncul.
Salah satu yang menjadi prioritas ialah ruas Martapura Lama yang memiliki banyak lubang dan permukaan tidak rata.
Sejumlah titik sudah diperbaiki ulang agar arus kendaraan tidak terganggu, terutama saat puncak kegiatan 5 Rajab.
Jalur Trikora juga masuk kategori waspada karena terdampak pekerjaan cross-drain.
Pekerjaan baru bisa dimulai setelah pembangunan Jembatan Km 33 selesai oleh Balai Jalan.
“Banyak keluhan masuk, termasuk arahan dari Wali Kota Banjarbaru. Makanya langsung kita tangani,” kata Robby.
Selain dua jalur utama tersebut, PUPR juga melakukan penanganan cepat di Margasari, wilayah Hulu Sungai, hingga akses Banjarbaru–Batulicin via tol dan bypass.
Salah satu titik viral yang bergelombang di jalur Banjarbaru–Batulicin juga telah diperbaiki, karena dinilai membahayakan pengendara berkecepatan tinggi.
Robby menargetkan seluruh patching dan pekerjaan cross-drain rampung pada pekan kedua Desember, agar fungsi jalan kembali optimal menghadapi intensitas hujan dan peningkatan mobilitas akhir tahun.
Editor : Eddy Hardiyanto