BANJARMASIN - Jalan-jalan raya di Kota Banjarmasin belum juga kering. Rintik hujan masih turun hingga tengah hari.
Bukan hanya faktor intensitas hujan, ini juga dipengaruhi pasang air laut yang sedang tinggi-tingginya.
Akibatnya, sejumlah ruas jalan di Kota Seribu Sungai ini masih tergenang banjir rob pada Senin (8/12) siang.
Pantauan Radar Banjarmasin pukul 12.00 Wita, salah satu titik di Jalan Hasan Basri, Banjarmasin Utara, di seberang lapangan sepak bola Kayu Tangi masih tergenang.
Terutama arah masuk ke dalam kota, ketinggian air bertahan setinggi median jalan. Di lokasi yang sama juga terdapat U turun atau putar balik yang dijaga “Pak Ogah”.
Adi mengatakan kondisi arus putar balik di sana relatif aman, tapi ia mengingatkan pengendara rawan selip akibat jalan licin.
“Alhamdulillah masih aman sejauh ini, makanya saya jaga biar tidak terjadi kecelakaan akibat tergelincir,” ujar Adi.
Selain Jalan Hasan Basri, sepanjang Jalan Perdagangan di kecamatan yang sama juga masih terendam. Banjir belum surut.
Salah satu pekerja di kedai kopi di kawasan Perdagangan, Fadil tampak sibuk menyerok air yang menggenangi tempat kerjanya.
Ia menyebut genangan di sini belum pernah surut sejak kemarin malam akibat intensitas hujan yang konsisten.
“Sudah tidak heran, dari malam, subuh, sampai sekarang saya balik ke sini ya masih begini,” ujarnya.
Banyak pengendara yang harus memelankan kendaraan ketika akan melewati banjir, sebagian memilih putar balik untuk menghindar.
Sebab, tak sedikit motor yang mogok ketika menerobos banjir. Beberapa pengendara yang motornya kemogokan pada tadi malam sempat dibantu personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin.
Drainase di Jalan Perdagangan tidak mampu menampung kapasitas air dan meluap. Sementara proyek drainase milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin belum rampung, masih menyisakan galian dan gundukan tanah.
Alih-alih mempercepat banjir surut, proyek drainase yang dikerjakan pada musim hujan itu justru direndam rob.
Editor : Muhammad Syarafuddin