Salah satu langkahnya adalah melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor pangan di Kota Amuntai.
Aksi sidak tersebut dibenarkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda HSU, Akhmad Rijani, yang turun langsung bersama Kabag Ekonomi dan SDA, Noor Ilham.
Baca Juga: SM Cup 2025 Hadir Lebih Megah, 61 Klub Bertarung di GOR Hasanuddin
Pengawasan ini juga diperkuat tim gabungan dari TNI-Polri, Kejaksaan, Diskuperindag, serta Satpol PP HSU.
Menurut Kepala Diskuperindag HSU, Rohani, pemantauan difokuskan pada ketersediaan stok, stabilitas harga, dan kelancaran distribusi bawang merah dan bawang putih—dua komoditas yang kerap menjadi penyumbang inflasi di daerah.
“Kami ingin memastikan stok aman, harga wajar, dan tidak ada penimbunan yang memicu gejolak di pasar,” tegas Akhmad Rijani, Jumat (5/12/2025).
Baca Juga: Kericuhan Soal BLT di Murung Abuin, Warga Desak Data 80 Penerima Dibuka
Hasil sidak menunjukkan stok bawang pada distributor masih aman dan belum mengarah pada indikasi kelangkaan.
Meski begitu, TPID meminta distributor tetap menjaga kontinuitas pasokan serta segera melapor jika ada hambatan distribusi.
TPID HSU juga memastikan pemantauan harga dilakukan secara berkala, baik di pasar maupun gudang distributor.
Baca Juga: Buka Tabungan Bank Kalsel ,Hadiah Langsung Voucher di Harjad HSS
“Kami ingin masyarakat HSU tenang saat Nataru dan kegiatan haul tanpa khawatir akan lonjakan harga pangan,” tambah Rijani.
Melalui sidak ini, pemerintah daerah berharap stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terjaga, terutama untuk komoditas rentan fluktuasi menjelang hari besar keagamaan dan kegiatan besar masyarakat. (*)
Editor : M. Ramli Arisno