Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Akhir Tahun Selalu Dihantui Ancaman Banjir, Komisi I Minta Pemkab Banjar Serius Tangani Mitigasi

Nurhidayat • Jumat, 5 Desember 2025 | 11:14 WIB

PIMPIN: Ketua Komisi I DPRD Banjar, Amiruddin saat memimpin jalany RDP bersama BPBD Banjar, berapa waktu lalu.
PIMPIN: Ketua Komisi I DPRD Banjar, Amiruddin saat memimpin jalany RDP bersama BPBD Banjar, berapa waktu lalu.


MARTAPURA – Menjelang akhir tahun, DPRD Kabupaten Banjar meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar meningkatkan keseriusan dalam menghadapi ancaman banjir yang hampir selalu terjadi setiap musim penghujan.

Ketua Komisi I DPRD Banjar, Amiruddin, menegaskan perlunya upaya mitigasi yang terencana dan tepat sasaran. Menurutnya, kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) harus menyentuh seluruh aspek, mulai dari perencanaan, koordinasi lintas sektor, hingga ketersediaan logistik di lapangan.

“Kami menekankan agar BPBD memaksimalkan proses mitigasi. Jangan hanya menunggu bencana datang, tapi lakukan pencegahan dan persiapan secara menyeluruh,” ujarnya belum lama ini.

Komisi I, kata Amiruddin, juga telah beberapa kali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan BPBD Banjar untuk membahas kesiapsiagaan menghadapi banjir yang rutin melanda wilayah Banjar setiap penghujung tahun. Ia menegaskan bahwa perencanaan maupun anggaran sudah tersedia, sehingga pelaksanaan harus bisa berjalan cepat, tepat, dan tidak sekadar simbolis.

RAPAT: Komisi I DPRD Kabupaten Banjar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan BPBD Banjar untuk membahas kesiapsiagaan menghadapi banjir yang rutin melanda wilayah Banjar setiap penghujung tahun.
RAPAT: Komisi I DPRD Kabupaten Banjar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan BPBD Banjar untuk membahas kesiapsiagaan menghadapi banjir yang rutin melanda wilayah Banjar setiap penghujung tahun.


Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu turut menyoroti persoalan pengadaan logistik melalui Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) yang dinilainya kurang fleksibel. Dalam kondisi darurat, seharusnya kebutuhan logistik dapat menyesuaikan situasi lapangan melalui pemanfaatan dana Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Ketika bencana terjadi, kebutuhan masyarakat tidak bisa menunggu mekanisme administrasi panjang. Karena itu perlu kebijakan yang lebih cepat dan adaptif,” tegasnya.

Selain itu, Komisi I turut mendorong penambahan Early Warning System (EWS) di wilayah rawan bencana. Saat ini hanya terdapat tiga titik EWS, seluruhnya merupakan bantuan dari pemerintah provinsi dan kementerian.

Sementara itu, Plt. Sekretaris BPBD Kabupaten Banjar, Azhar Alamsyah, memastikan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan menghadapi musim hujan. “Untuk mitigasi, BPBD Banjar sudah menyiapkan peralatan, personel, dan kesiapan kegiatan Batingsor 2025. Semua kami persiapkan untuk memastikan respons cepat ketika terjadi bencana,” jelasnya.

Azhar juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati menghadapi periode cuaca ekstrem pada Desember hingga Februari. “Khusus warga di bantaran sungai, kami minta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan antisipasi sejak dini,” katanya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Banjar, H. Abdullah Fahtar, menuturkan bahwa berdasarkan kajian risiko bencana, terdapat 12 kecamatan dan beberapa desa yang masuk kategori rawan banjir. Indikasi kerawanan terutama berada di Kecamatan Gambut, Kertak Hanyar, Beruntung Baru, Aluh-Aluh, Paramasan, serta Kecamatan Sungai Pinang, tepatnya Desa Rantau Nangka.

“Memang kondisi alam di wilayah tersebut menyebabkan luapan air cepat meningkat saat intensitas hujan tinggi. Pemantauan kami menunjukkan tinggi muka air sudah naik di kisaran 30 sampai 50 sentimeter,” ungkapnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk segera melakukan mitigasi mandiri dan aktif memberikan informasi kepada pemerintah daerah jika terjadi situasi darurat.

Diketahui, langkah mitigasi ini merupakan penguatan dari upaya Pemkab Banjar melalui BPBD yang sebelumnya telah menggelar Apel Siaga Batingsor 2025, dengan menyiagakan personel, posko banjir, serta peralatan tanggap darurat menghadapi musim penghujan.

Editor : Nurhidayat
#waspada banjir #martapura #dprd banjar #kabupaten banjar