PARINGIN - Memasuki musim hujan, BPBD Balangan mengingatkan warga agar waspada terhadap kemunculan ular yang berpotensi masuk ke area permukiman.
Curah hujan tinggi membuat sarang ular tergenang, sehingga reptil itu mencari tempat yang lebih kering.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi menyampaikan bahwa pergerakan ular biasanya meningkat saat intensitas hujan tinggi.
“Begitu habitatnya terendam, ular akan mencari lokasi berlindung. Rumah warga bisa menjadi salah satu tujuan,” ujarnya, Kamis (4/12).
Warga juga diimbau untuk menjaga kebersihan pekarangan, membersihkan semak atau tumpukan barang yang bisa menjadi tempat persembunyian, serta menutup celah yang memungkinkan ular masuk ke rumah.
Sebagai langkah pencegahan, disarankan memasang kawat ram pada lubang pembuangan air, memangkas dahan yang menyentuh atap, dan rutin memeriksa area lembap seperti gudang atau sudut ruangan.
“Kapur barus juga bisa digunakan untuk menghalau ular. Letakkan pada titik-titik rawan atau celah kecil,” tambah Rahmi.
Jika warga menemukan ular, BPBD meminta agar tidak panik dan tidak membunuh hewan tersebut.
Penanganan bisa diserahkan kepada anggota TRC BPBD Balangan, atau relawan penyelamat satwa.
“Segera hubungi petugas TRC BPBD Balangan atau relawan penyelamat satwa agar bisa ditangani dengan aman,” pesannya.
Editor : Eddy Hardiyanto