Tidak hanya merendam jalan, luapan air juga masuk ke rumah warga. Sejumlah perabot dan barang elektronik rusak akibat terendam.
Kondisi ini membuat warga geram karena masalah serupa berulang setiap musim hujan.
Baca Juga: Kejari Tala Selamatkan Aset Negara Rp522,8 Miliar Milik Inhutani I
Rohaya, salah satu warga terdampak, mengaku air kali ini masuk lebih cepat dari biasanya. "Karpet, lantai sampai elektronik rusak. Drainase ini seperti tidak mampu menahan debit air," ujarnya.
Warga menilai persoalan utama terletak pada saluran air yang tidak berfungsi maksimal. Meski telah dibangun drainase dan penanganan aliran sungai, kawasan tersebut tetap menjadi titik genangan setiap hujan deras.
"Setiap hujan pasti meluap. Airnya seperti tertahan dan numpuk di sini," kata warga lainnya, Darmawan.
Baca Juga: Wisatawan Susur Sungai Masih Suka Duduk di Atap Kelotok Meski Ada Larangan
Warga berharap pengembang dan instansi terkait segera mengevaluasi sumber luapan air serta memperbaiki sistem drainase. Mereka khawatir banjir akan terus berulang jika tidak ada pembenahan yang jelas. (*)
Editor : M. Ramli Arisno