Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Balangan Dalami Praktik Zona Integritas dari Kota Pontianak

M Dirga • Rabu, 3 Desember 2025 | 13:41 WIB

 

Foto: Pj Sekda Balangan Sufrianor Bertukar cinderamata kepada Sekda Kota Pontianak Amirullah.
Foto: Pj Sekda Balangan Sufrianor Bertukar cinderamata kepada Sekda Kota Pontianak Amirullah.

PONTIANAK - Pemerintah Kabupaten Balangan melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat, untuk memperdalam penerapan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Rombongan yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Balangan, Sufrianor, meninjau langsung implementasi zona integritas di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA), Senin (1/12/2025).

Sufrianor menyampaikan bahwa Balangan saat ini baru memiliki dua perangkat daerah yang meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), yakni Disdukcapil serta Dinas Penanaman Modal dan PTSP. Sementara itu, unit pelayanan lainnya, termasuk rumah sakit daerah, masih dalam tahap peningkatan kualitas layanan dan tata kelola.

“Rumah sakit kami sedang berproses menuju WBK. Karena itu, kami ingin belajar dari RSUD Kota Pontianak. Harapannya, apa yang kami pelajari dapat memperkuat langkah daerah untuk meraih WBK dan selanjutnya WBBM,” ujarnya.

Sebagai kabupaten hasil pemekaran tahun 2003, Balangan dinilai masih perlu memperluas pembelajaran dari daerah yang lebih matang. Pontianak dipilih karena dinilai berhasil mendorong reformasi birokrasi dan meningkatkan pelayanan publik secara konsisten.

Meski menjadi kabupaten dengan jumlah penduduk paling sedikit di Kalimantan Selatan, sekitar 130 ribu jiwa, Balangan memiliki kemampuan fiskal yang cukup kuat berkat dana bagi hasil sektor pertambangan. Sufrianor menilai kondisi itu menjadi modal untuk mempercepat pembenahan layanan publik, termasuk sektor kesehatan.

Dalam pertemuan tersebut, ia juga mengundang Pemerintah Kota Pontianak untuk melakukan kunjungan balasan dan melihat sejumlah inovasi daerah yang dikembangkan Balangan. Pada 2024, Balangan berada di peringkat keempat nasional dalam pemeringkatan inovasi daerah. Untuk tahun 2025, hasil penilaian dari Kemendagri masih ditunggu.

Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menyampaikan bahwa keberhasilan reformasi birokrasi di daerahnya diperkuat melalui komitmen seluruh perangkat daerah. RSUD SSMA, salah satu unit layanan unggulan, berhasil meraih predikat WBK dan WBBM dalam waktu relatif singkat berkat konsistensi peningkatan layanan dan akuntabilitas.

“Kami boleh mengklaim bahwa capaian RSUD SSMA tidak memakan waktu lama. Konsistensi pelayanan dan akuntabilitas menjadi kunci keberhasilannya,” ujarnya.

RSUD SSMA yang berkapasitas 168 tempat tidur itu terus dipantau kinerjanya melalui evaluasi rutin setiap tiga bulan. Amirullah, yang juga menjabat Ketua Dewas, berharap kunjungan ini dapat memperkaya pertukaran pengalaman antardaerah.

“Bisa jadi dari diskusi nanti Balangan justru lebih lihai dari Pontianak. Kami juga berharap mendapatkan wawasan baru,” katanya.

Editor : Muhammad Rizky
#Pemkab Balangan