Sarang yang lebih besar dari bola basket itu menggantung di pojokan bawah atap rumah Sairaji. Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit dengan tingkat kesulitan tinggi.
Salah satu petugas mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap menyerupai perlengkapan astronot untuk meminimalkan risiko sengatan. Namun, kawanan tawon tetap menyerang hingga menembus kaos tangan yang dikenakan.
Baca Juga: Kakek Lansia Ditangkap Bawa Sabu 24 Gram di Pelaihari
"Meski memakai APD lengkap, satu anggota kami tetap terkena sengatan di bagian tangan," ujar Edy Saputra, perwakilan Damkar HSU yang mewakili Kabid Linmas dan Damkar HSU H. Barkat Syahrul Kalam, Rabu (3/12/2025).
Edy mengungkapkan, sebelumnya pihaknya mengevakuasi sarang tawon di kolong rumah warga. Malam itu, tim melakukan evakuasi di atap rumah warga.
Sugan, warga setempat yang melaporkan kejadian, mengucapkan terima kasih kepada petugas Damkar HSU yang telah membantu mengevakuasi sarang tawon di lingkungan mereka. (*)
Editor : M. Ramli Arisno