PELAIHARI – Dua pemanah asal Amuntai tampil jitu pada cabang panahan Peparprov V Kalsel 2025 di Pelaihari, Tanah Laut. Turun di kelas Standar Bow Putra, Deni Aldiani dan Muhammad Rafii dari NPCI Hulu Sungai Utara (HSU) sukses menyapu bersih podium juara.
Dominasi HSU sudah terlihat sejak babak kualifikasi. Deni Aldiani memimpin puncak klasemen dengan skor impresif 322 dan 304 (total 626 poin). Di belakangnya, Muhammad Rafii membuntuti ketat dengan 282 dan 298 (total 580 poin). Pasangan ini menjadi satu-satunya yang mengunci peringkat satu dan dua sekaligus.
Keperkasaan keduanya berlanjut hingga Final Olympic Round Perorangan. Dengan menempati dua posisi teratas kualifikasi, partai puncak pun menghadirkan duel sesama atlet Amuntai itu. Muhammad Rafii akhirnya keluar sebagai bintang dengan dua medali emas. Sementara Deni Aldiani membawa pulang satu emas dan satu perak.
Capaian tersebut terasa semakin istimewa karena NPCI HSU hanya menurunkan dua atlet untuk tiga nomor. Namun, berhasil berada di peringkat ketiga klasemen panahan. Posisinya di bawah Hulu Sungai Tengah dan tuan rumah Tanah Laut.
Pelatih Panahan NPCI HSU, Ma’arif Fatullah memuji kerja keras para atletnya. Ia menegaskan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi mereka untuk bersaing. Bahkan mengungguli para pemanah terbaik dari seluruh Kalsel.
Pertandingan panahan Peparprov Kalsel 2025 berlangsung pada 20–24 November. “Terima kasih kepada official, pelatih, dan daerah atas dukungannya dalam memajukan olahraga pada ajang Peparprov Kalsel kali ini,” ujarnya, Selasa (25/11).
Editor : Muhammad Rizky