Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kemacetan Parah di Perempatan Handil Bakti, DPRD Kalsel Usul Bangun Flyover

Maulana Radar Banjarmasin • Rabu, 26 November 2025 | 16:33 WIB

DISKUSI: Rombongan Komisi III DPRD Kalsel saat melakukan peninjauan lokasi perempatan Handil Bakti.
DISKUSI: Rombongan Komisi III DPRD Kalsel saat melakukan peninjauan lokasi perempatan Handil Bakti.
MARABAHAN – Tingginya kepadatan arus lalu lintas di Perempatan Trans Kalimantan-Jalan Gubernur Syarkawi, Handil Bakti, Kecamatan Alalak, menjadi perhatian serius DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Kawasan ini menjadi keluhan pengguna jalan karena selain kerap terjadi kemacetan panjang, lokasi tersebut juga dinilai rawan kecelakaan.

Rombongan DPRD Kalsel menyaksikan langsung kondisi arus lalu lintas di lokasi. Bahkan, di hadapan mereka sempat terjadi insiden kecelakaan ringan saat seorang pengendara yang datang dari arah Banjarmasin hendak menikung naik ke jembatan kembar menuju arah Jembatan Barito, terjatuh.

Baca Juga: Perempuan 48 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kandangan, Suami Tolak Visum Polisi

Kondisi itu mendorong DPRD Kalsel untuk mengusulkan pembangunan jembatan layang (flyover) sebagai salah satu solusi jangka panjang.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kalsel Mustaqimah saat memimpin peninjauan langsung ke lokasi Perempatan Handil Bakti, Rabu (26/11/2025) sore.

Peninjauan juga melibatkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalsel serta Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Provinsi Kalsel.

Baca Juga: Aliansi BEM se-Kalsel Geruduk DPRD, Tunggu Satu Jam Sebelum Akhirnya Diizinkan Dialog di Dalam

Mustaqimah mengatakan, dari sisi kebutuhan lalu lintas, pembangunan flyover memang dinilai ideal. Namun demikian, aspek anggaran juga menjadi pertimbangan utama.

"Secara teknis memang lebih tepat jika dibuat flyover. Tapi kita juga harus melihat dari sisi anggaran. Nantinya akan kita bahas kembali di dewan. Bisa saja ada opsi lain, seperti pelebaran jalan," ujarnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPJN Kalsel I Gede Trisna Sura Nata mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima usulan dari DPRD terkait penanganan simpang tersebut.

Baca Juga: Pemkot Banjarbaru Belum Dilibatkan dalam Pembangunan Stadion Internasional Kalsel Senilai Miliaran

"Usulan sudah kami terima. Selanjutnya akan kami bahas lebih lanjut dengan melakukan kajian teknis untuk melihat kelayakannya, apakah memungkinkan dibangun flyover atau alternatif lain," katanya.

Di sisi lain, Kepala BPTD Kelas II Kalimantan Selatan Sigit Mintarso menyatakan pihaknya pada prinsipnya sangat mendukung segala bentuk perbaikan demi peningkatan keselamatan lalu lintas.

"Kami mendukung adanya perbaikan melalui manajemen dan rekayasa lalu lintas agar faktor keselamatan lebih terjamin. Ada beberapa opsi yang bisa dilakukan. Untuk saat ini yang paling realistis adalah pengaturan lalu lintas dengan sistem penundaan atau pengendalian arus, disertai perbaikan geometrik simpang," jelasnya. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#BPJN Kalsel pembangunan #kemacetan Perempatan Alalak #kecelakaan Handil Bakti #DPRD Kalsel usulan #flyover Handil Bakti