Hal itu disampaikan Kepala SPPG Caraka Landasan Ulin Utara, Muhammad Nasrullah. "Alhamdulillah SPPG Landasan Ulin Utara 1 boleh beroperasional kembali," ujarnya.
Nasrullah menambahkan, keputusan tersebut diperoleh setelah Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan seluruh persyaratan pemulihan operasional telah dipenuhi.
“Sudah dipertimbangkan BGN, persyaratan yang dibutuhkan sudah terpenuhi semua, sehingga besok SPPG sudah operasi kembali,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, hari pertama operasional, mereka mendistribusikan 990 porsi makanan bergizi gratis (MBG) kepada sejumlah penerima manfaat. “Untuk dapur yang baru mulai beroperasi, batas maksimal penerimaannya di angka seribu. Hari ini kami menyalurkan 990 porsi,” ungkapnya.
Dijelaskan Nasrullah, kapasitas distribusi akan dinaikkan secara bertahap setiap pekan sesuai petunjuk teknis Badan Gizi Nasional (BGN). “Peningkatannya per minggu. Minggu pertama seribu, minggu kedua seribu lima ratus, jadi bertahap,” jelasnya.
Soal apakah sekolah yang sebelumnya terdampak insiden hamburger berbelatung akan kembali menerima penyaluran, ia mengaku masih menunggu keputusan lebih lanjut.
“Kami masih menunggu arahan. Penentuan distribusi itu tergantung instruksi ketua kelompok dan koordinator MBG Provinsi,” tegasnya.
Terkait evaluasi pascakejadian sebelumnya, ia memastikan perbaikan terus dilakukan. “Pasti ada evaluasi. Kami selalu melakukan evaluasi. Apalagi saya baru ditugaskan di sini, jadi banyak hal yang kami benahi,” ujarnya.
Adapun, Nasrullah juga menjelaskan, selain Sertifikat Laik Sehat Higienitas (SLHS) yang telah diterima pihak SPPG, untuk sertifikasi halal pihaknya masih berproses sembari dapur SPPG Landasan Ulin Utara kembali beroperasi seperti biasa. “Untuk sertifikasi halal kami masih proses dan sudah diaudit,” jelasnya.
Kendati diperbolehkan beroperasi, Nasrullah tak menampik jika BGN memberikan atensi kepada SPPG Landasan Ulin Utara. Sembari menanti sertifikasi halal yang menjadi salah satu syarat yang dikantongi oleh SPPG. “Iya sambil berjalan. Kami berjalan dengan pengawasan dari BGN,” imbuhnya.
Terakhir, Nasrullah memohon doa untuk kelancaran operasional SPPG Landasan Ulin Utara, untuk mendukung program MBG yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu.
"Terimakasih, Insyaallah kami berusaha meningkatkan pengawasan serta koordinasi antar petugas di SPPG serta selalu akan melakukan evaluasi rutin setiap kegiatannya agar kejadian serupa tidak terulang kembali," pungkasnya.
Sekadar mengingatkan, menu hamburger yang disajikan oleh SPPG Landasan Ulin Utara 1 kepada para siswa SMPN 10 Banjarbaru, Kecamatan Liang Anggang, pada Jumat (24/10) lalu, ditemukan mengandung belatung hidup. Kejadian tersebut sempat membuat heboh hingga SPPG tersebut ditutup sementara.
Editor : Sutrisno