AMUNTAI - Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), H Sahrujani terus mendorong percepatan peningkatan kualitas permukiman di wilayahnya.
Dalam upaya tersebut, ia melakukan penjajakan langsung dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) RI, Fahri Hamzah, untuk mengusulkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Amuntai.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Bupati untuk memastikan masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian yang lebih aman, sehat, dan layak.
Usulan tersebut meliputi bantuan perbaikan rumah, peningkatan fasilitas permukiman, hingga dukungan program kawasan yang dapat memperbaiki kualitas lingkungan tempat tinggal warga.
Bupati Sahrujani menilai bahwa akses terhadap rumah layak huni adalah hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi Pemerintah.
Karena itu, ia mengambil langkah proaktif menjalin komunikasi langsung dengan pemerintah pusat agar Kabupaten HSU dapat menjadi prioritas program penataan kawasan dan bantuan perumahan.
Bupati menegaskan bahwa permukiman tidak layak huni di sejumlah titik kota membutuhkan penanganan segera.
Selain berpengaruh pada kualitas hidup warga, kondisi tersebut juga berdampak pada kesehatan lingkungan dan ketahanan sosial masyarakat.
Ia berharap usulan yang disampaikan mendapat respons positif dan dapat direalisasikan pada program tahun berjalan maupun tahun anggaran berikutnya.
Dengan dukungan kementerian, Bupati optimistis perbaikan kawasan permukiman di Amuntai dapat berjalan lebih cepat dan menyentuh lebih banyak masyarakat.
Ikut mendampingi Kadis Perkim dan LH HSU, Masrai Swafajar dan Kadis PUPR HSU, Amos Silitonga, serta Kadisdikbud HSU, Rahman Heriadi, dan beberapa staf.
Editor : Fauzan Ridhani