Kegiatan gowes pagi itu menjadi pembuka agenda besar Puncak Milad Muhammadiyah Wilayah Kalimantan Selatan dan Peringatan 1 Abad Muhammadiyah Alabio di Kecamatan Sungai Pandan.
Prof Muhadjir tampak menikmati suasana pagi Amuntai. Ia bersepeda bersama Sekda HSU Adi Lesmana, sejumlah pejabat daerah, serta perwakilan mitra perbankan.
Rute gowes melintasi Jalan Pambalah Batung, Kelurahan Paliwara, hingga Jalan Rakha Tanjung di Desa Pakapuran.
Pada kesempatan itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut menyempatkan diri singgah di Pondok Pesantren Rakha Amuntai.
Di kompleks pendidikan yang menjadi salah satu pusat Islam terbesar di Amuntai itu, Prof Muhadjir meninjau langsung lingkungan pesantren, termasuk Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ).
Bupati HSU H. Sahrujani turut memaparkan kondisi daerah, perkembangan pendidikan, serta peran pesantren dalam mendorong kemajuan sumber daya manusia lokal.
Perjalanan kemudian berlanjut menuju Jalan H. Fakhruddin atau Bypass, jalur kebanggaan masyarakat Amuntai.
Tak hanya itu, Prof Muhadjir juga mengunjungi Kompleks Candi Agung, situs bersejarah Kerajaan Negara Dipa yang menjadi salah satu ikon budaya di Kabupaten HSU.
Kehadiran Prof Muhadjir menjadi perhatian warga yang menyambutnya dengan antusias.
Sekda HSU Adi Lesmana menilai kunjungan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat HSU.
“Beliau bersama Bupati H. Sahrujani berolahraga sambil menikmati keindahan pagi sebelum menuju lokasi Milad Muhammadiyah di Desa Pandulangan,” ujarnya.
Dalam acara puncak Milad Muhammadiyah di Pandulangan, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dijadwalkan hadir bersama sejumlah tokoh daerah.
Kehadiran Prof Muhadjir menjadi penguat semangat warga Muhammadiyah dalam merayakan momen sejarah 1 Abad Muhammadiyah Alabio. (*)
Editor : M. Ramli Arisno