Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Mappanre Tasi 2025, Ritual Syukur Nelayan Kotabaru untuk Keselamatan Melaut

Jumain Radar Banjarmasin • Kamis, 20 November 2025 | 16:10 WIB

ADAT: Pesta Adat Mappanre Tasi 2025 di Teluk Tamian.
ADAT: Pesta Adat Mappanre Tasi 2025 di Teluk Tamian.
KOTABARU — Pesisir Teluk Tamiang, Kecamatan Pulau Laut Barat, Kotabaru kembali semarak saat Pesta Laut Mappanre Tasi 2025 digelar, Kamis (20/11).

Tradisi turun-temurun itu menjadi bentuk syukur masyarakat pesisir atas rezeki laut sekaligus doa keselamatan bagi para nelayan sepanjang tahun.

Sejak pagi, warga berkumpul di rumah Kepala Desa untuk mengawali acara dengan doa bersama.

Baca Juga: Jembatan Balimau Jadi Kunci Akses Baru HST–HSU, DPRD Dorong Percepatan Pembangunan

Para nelayan sepuh yang mengenakan pakaian adat tampak khusyuk mengikuti ritus. Bagi mereka, Mappanre Tasi bukan sekadar ritual, tetapi ikatan batin antara manusia, laut, dan Sang Pencipta.

Puncak prosesi berlangsung pukul 12.00 WITA. Warga menantikan momen pelepasan kepala kambing dan replika kapal hias ke laut sebagai simbol persembahan.

Saat simbol-simbol itu dihanyutkan, masyarakat Teluk Tamiang menyaksikannya dengan haru, mengekspresikan rasa syukur atas berkah laut sekaligus harapan keselamatan ketika para nelayan kembali melaut.

Baca Juga: Pelantikan PPPK Paruh Waktu Kotabaru Geser ke 26 November, Honorer 20 Tahun Ceritakan Betapa Sedihnya Perjalanannya

Ketua Lembaga Adat Ade Ogi, Arif Amin, menegaskan pentingnya menjaga tradisi dan laut sebagai sumber kehidupan.

“Mappanre Tasi bukan hanya tradisi, tetapi jati diri kita. Selama kita menjaga laut, laut akan menjaga kita,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan beragam penampilan seni—mulai pencak silat hingga tarian adat—dan sambutan tokoh masyarakat.

Baca Juga: Kelangkaan Pertamax, Pengamat Sebut Ulah Mafia Migas

Warga terlihat bangga karena budaya warisan ini tetap hidup dan dirayakan bersama generasi muda.

Acara yang berlangsung hingga pukul 14.00 WITA itu berjalan aman dan tertib. Pengamanan diperkuat personel Polsek Pulau Laut Barat, Koramil 1004-11, serta Dishub Pulau Laut Barat, yang memastikan perayaan adat ini berlangsung lancar dan nyaman bagi seluruh peserta. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#Teluk Tamiang #Doa keselamatan nelayan #Tradisi Mappanre Tasi #Adat pesisir #Pesta Laut Kotabaru