RANTAU – Jelang pelaksanaan Haul Guru Sekumpul pada malam 5 Rajab di Martapura, Pemerintah Kabupaten Tapin menggelar rapat koordinasi besar bersama seluruh unsur yang terlibat.
Pertemuan ini juga dihadiri langsung Tim Induk Sekumpul yang memberikan arahan teknis terkait pelaksanaan dan aturan umum bagi seluruh petugas dan relawan.
Ketua DPRD Tapin, Achmad Riduan Syah menegaskan posisi Tapin sangat strategis sebagai daerah penyangga dan jalur utama menuju pusat kegiatan di Kabupaten Banjar.
“Tapin ini pintu masuk. Kita punya tanggung jawab memastikan arus jemaah berjalan aman dan tertib,” ujarnya dalam rapat di Aula Setda Tapin, Kamis (20/11/2025).
Ia mengapresiasi kehadiran Tim Induk Sekumpul yang telah menyampaikan instruksi jelas.
Riduan meminta seluruh relawan di Tapin bekerja satu komando dan menjaga komunikasi intens agar kondisi di lapangan tetap sinkron.
Dari sisi pengamanan, Kabag Ops Polres Tapin Kompol Ismet Wahyudi menyiapkan 897 personel gabungan, dan jumlah itu masih bisa ditambah.
Polres juga sudah memetakan area rawan, titik-titik rest area, sarpras, hingga posko singgah bagi jemaah.
“Tapin adalah jalur vital bagi jemaah dari Kaltim, Kalteng, dan Banua Enam. Rekayasa lalu lintas juga siap diterapkan jika terjadi kepadatan,” tegasnya.
Pj Sekda Tapin, Unda Absori menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen.
“Kesiapan daerah penyangga seperti Tapin menjadi salah satu kunci kelancaran momentum besar 5 Rajab setiap tahun,” ujarnya.
Editor : Eddy Hardiyanto