Salah satu langkah baru yang disiapkan adalah pemberian label khusus pada bentor resmi asal Banjar untuk mengantisipasi masuknya bentor liar dari luar daerah.
Kepala Dishub Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana, mengungkapkan bahwa setiap tahun bentor dari luar wilayah Kabupaten Banjar selalu datang dan beroperasi tanpa izin di sekitar lokasi kegiatan.
Baca Juga: Soal Video Guru Viral di Medsos, DKGI Banjar Tegas Ingatkan Jaga Profesionalitas
Kehadiran mereka dikhawatirkan mengganggu kelancaran layanan transportasi, bahkan merugikan jemaah.
"Banyak bentor dari luar yang ikut beroperasi menjelang 5 Rajab. Mereka tidak tahu jalur dan sering mematok tarif tinggi kepada jemaah. Ini jadi perhatian kami karena berpotensi merugikan masyarakat," ujarnya, Minggu (16/11/2025) sore.
Agar mudah dikenali, Dishub akan memberi label khusus bagi bentor resmi yang terdaftar di Kabupaten Banjar. Dengan begitu, petugas maupun jemaah bisa membedakan bentor berizin dan yang tidak.
Baca Juga: Pansel Umumkan Tiga Finalis Seleksi Sekda Kabupaten Banjar, Tunggu Keputusan Bupati
"Bentor resmi asal Banjar akan diberi label, supaya jelas mana yang legal. Jemaah jadi lebih tenang saat menggunakan jasa mereka," jelas Nyoman.
Pengawasan tidak hanya dilakukan melalui penandaan. Dishub Banjar juga berkoordinasi dengan Satlantas Polres Banjar dan Dishub Provinsi Kalsel untuk menyiapkan pengamanan gabungan.
Petugas akan ditempatkan di titik-titik padat untuk mengatur arus kendaraan sekaligus menertibkan angkutan tidak resmi, termasuk bentor luar daerah yang tetap nekat beroperasi.
Baca Juga: Transfer ke Daerah Berkurang Rp349 Miliar, APBD Banjarbaru 2026 Hanya Rp1,145 Triliun
"Jika kedapatan tidak berizin, tentu akan ditindak. Tujuan kami memastikan pelaksanaan 5 Rajab berjalan tertib, aman, dan lancar," tegasnya.
Pemasangan label bentor ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan Dishub Banjar dalam menyambut Haul Sekumpul, setelah sebelumnya menyiapkan pengaturan jalur, penertiban angkutan, hingga pembangunan fasilitas dermaga untuk kelotok jemaah.
"Dengan pengawasan lebih ketat ini, kami berharap kenyamanan jemaah semakin terjamin saat memasuki kawasan acara," pungkasnya. (*)
Editor : M. Ramli Arisno