Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kotabaru Kuasai Panggung CoE Kalsel, Mamanda dan Tari ANCEAK Bajau Samah Hipnotis Warga Jawa di Malioboro Yogyakarta

Jumain Radar Banjarmasin • Minggu, 16 November 2025 | 13:01 WIB
HEBOH:Penampilan Kotabaru yang membuat para penonton ikut bergoyang.
HEBOH:Penampilan Kotabaru yang membuat para penonton ikut bergoyang.

YOGYAKARTA – Misi pariwisata Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) di Teras Malioboro 1, Yogyakarta, sukses besar.

Penampilan budaya khas Banua pada acara Launching Calendar of Events (CoE) 2026 Kalimantan Selatan, Jumat (14/11/2025) malam, berhasil menghipnotis warga Kota Gudeg.

Tak tanggung-tanggung, durasi penampilan Bumi Saijaan yang mencapai 40 menit itu disajikan layaknya pertunjukan kolosal yang memukau.

Puncak keriuhan terjadi saat Kerajaan Mamanda ditampilkan. Dengan balutan budaya Banjar yang kental, sajian ini benar-benar menghibur. Sambutan meriah makin pecah dengan penampilan Gangsa Swara yang membawakan Lagu Karasmin Banua ciptaan Anang Marendra.

Namun, kejutan sesungguhnya muncul saat Tari ANCEAK dari Sanggar Seni Pusaka Saijaan disuguhkan. Tarian yang mengisahkan kehidupan Suku Bajau Samah dan ketergantungan mereka pada laut, lengkap dengan mitos Hantu Laut ilat panjang, sukses membuat penonton terperangah.

Apalagi, tarian ini menyoroti budaya Bajau Samah yang mampu mengubah air laut menjadi tawar, sebuah tradisi yang telah empat kali membawa Festival Budaya Saijaan masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN).

Suasana lantas kembali cair dengan lantunan lagu Japin Bapantun ciptaan H Rudi Nugraha, Kabid Event, Pertunjukan, dan Ekraf Disparpora Kotabaru, yang membuat hadirin berdendang. Bahkan, lagu legendaris Paris Barantai memicu koor massal di lokasi acara. Sebagai penutup, lagu Tabola Bale membuat semua penonton, termasuk delegasi kabupaten/kota se-Kalsel dan masyarakat Yogyakarta, asyik bergoyang bersama.

Terkait penampilan yang meledak ini, H Rudi Nugraha, Kabid Event, Pertunjukan, dan Ekraf Disparpora Kotabaru, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.

Menurutnya, penampilan Kotabaru di CoE Kalsel kali ini bukan sekadar hiburan, melainkan strategi jitu memancing rasa penasaran publik, khususnya masyarakat Jawa.

"Kami sangat senang, kita lihat sendiri, masyarakat Yogyakarta benar-benar terhibur. Mereka larut, bahkan ikut menyanyi dan bergoyang. Ini bukti bahwa budaya Banjar, khususnya Kotabaru, punya daya tarik magnetis yang kuat," ujar Rudi.

"Tadi di CoE ini, masyarakat Kota Pelajar sudah kita racuni dengan penampilan budaya dari Kotabaru yang penuh warna. Tugas kami selanjutnya sekarang, tinggal menunggu rasa penasaran mereka memuncak. Setelah lihat di sini (Yogyakarta), kami yakin mereka akan bertanya-tanya. Sebenarnya, Kotabaru ini seperti apa?' Nah, saat rasa penasaran itu sudah maksimal, kita tinggal menunggu mereka datang langsung ke Banua kita,” optimisnya.

“Kotabaru siap menyambut wisatawan dari mana saja, untuk menikmati keindahan laut dan keunikan budaya kami yang sudah terbukti kualitasnya masuk KEN," tegas Rudi. 

Dampak hipnotis budaya Kotabaru ini nyata terasa. Salah satunya dari Sri Hartini, warga Yogyakarta yang turut menyaksikan langsung kemeriahan di Teras Malioboro 1. Sri mengaku sangat kagum dengan keseluruhan paket budaya yang dibawakan.

"Luar biasa! Tadi pas lihat Mamanda dan apalagi Tari ANCEAK, itu benar-benar beda dan unik. Cerita Hantu Laut dan bagaimana Bajau Samah mengubah air laut jadi tawar, itu sangat membuat penasaran. Sempat merinding juga," ungkap Sri.

Kekaguman Sri tak berhenti di situ. Ia bahkan mengaku langsung tertarik untuk mencari informasi lebih dalam mengenai Kotabaru dan Kalsel setelah acara.

"Penampilan ini sukses membuat saya ingin ke Kotabaru. Dengar Kotabaru, saya jadi ingat cerita-cerita viral yang lagi heboh itu, yang katanya kota gaib. Iya, Kota Saranjana. Apakah benar di Kotabaru, Ini semakin membuat penasaran dan harus lihat langsung ke sana,” tutupnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#kota gudeg #calendar of event #kalimantan selatan #yogyakarta #Pemkab Kotabaru