Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ikan Louhan Riam Kanan Perlu Analisis DNA, Supaya Ketahuan Asal Usulnya

M Fadlan Zakiri • Sabtu, 15 November 2025 | 17:06 WIB

 

PERLU RISET: Akademisi FPIK ULM, Dr. Indira Fitriliyani, memerlukan analisis genetik serta morfologi untuk memastikan dugaan ikan mirip louhan di Waduk Riam Kanan.
PERLU RISET: Akademisi FPIK ULM, Dr. Indira Fitriliyani, memerlukan analisis genetik serta morfologi untuk memastikan dugaan ikan mirip louhan di Waduk Riam Kanan.
BANJARBARU - Akademisi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM), angkat suara mengenai kemunculan ikan mirip louhan di Waduk Riam Kanan.

Mereka menegaskan bahwa spesies ikan berwarna mencolok itu yang  dikeluhkan para nelayan tersebut, belum dapat dipastikan tanpa penelitian ilmiah.

Akademisi FPIK ULM, Dr. Indira Fitriliyani mengatakan, bahwa dari foto yang beredar, ikan itu memang memiliki kemiripan dengan louhan.

Namun ia menilai, dugaan tersebut tidak boleh disimpulkan terburu-buru tanpa riset lebih lanjut.

“Dugaan awal kami, ikan itu bisa jadi nila yang mengalami perkawinan dalam populasi atau inbreeding. Tapi itu baru dugaan awal,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).

Indira menjelaskan, pola warna hitam-oranye dan bercak pada tubuh ikan dapat muncul akibat proses pemijahan dalam satu populasi.

 Ia menegaskan, penentuan spesies secara pasti hanya dapat dilakukan melalui analisis genetik dan morfologi.

FPIK ULM bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar dijadwalkan turun ke lapangan untuk mengambil sampel dari Waduk Riam Kanan.

“Kami akan mengambil sampel nila hitam, nila oranye, serta ikan yang diduga mirip louhan,” imbuhnya.

Sampel tersebut akan dianalisis untuk mengetahui kekerabatan dan memastikan apakah ikan tersebut merupakan spesies louhan, nila, atau hibrida.

“Analisis DNA dan morfologi akan menentukan apakah ini satu spesies atau berbeda. Ini penting agar masyarakat tidak salah menilai,” jelas Indira.

Indira turut menjelaskan perbedaan mendasar antara louhan dan nila.

Menurutnya, louhan bukan spesies asli Indonesia dan memiliki bentuk tubuh lebih pipih, sementara nila termasuk genus Oreochromis dengan karakter fisik yang berbeda.

“Secara kasat mata, ikan di Waduk Riam Kanan belum bisa dipastikan louhan. Dugaan awal kami mengarah ke nila dengan variasi warna tertentu. Tapi penelitian tetap diperlukan,” tegasnya.

FPIK ULM mengapresiasi langkah cepat DKPP Banjar, yang melibatkan akademisi untuk memastikan temuan tersebut secara ilmiah, terhadap laporan nelayan Waduk Riam Kanan.

Ia meminta masyarakat tetap tenang dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

“Dinas sudah menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan tim kami. Kita tunggu hasil analisis DNA dan morfologi sebelum menyimpulkan apa pun,” tutup Indira.

Editor: Arif Subekti

Editor : Arief
#Perikanan #banjarbaru #ULM