BANJARMASIN - Kontingen Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) membawa pulang 10 medali dari even Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Nasional tahun 2025 di Banten. Yakni 4 medali perak dan 6 medali perunggu.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalsel H Muhammad Tambrin mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pretasi yang diraih para siswa madrasah perwakilan Kalsel tersebut.
“Kami mengucapkan selamat kepada para juara, ini bukti nyata kerja keras, semangat juang dan dedikasi tinggi, mengharumkan nama madrasah, serta menunjukkan madrasah bisa berprestasi di tingkat nasional," ujarnya, usai menghadiri acara penutupan dan penyerahan medali kepada juara OMI di Ballrom Grand Hajj Asrama Haji Banten, Kamis (13/11).
Selanjutnya Tambrin berpesan, agar pencapaian ini menjadi langkah awal menuju kesuksesan yang lebih besar dan menjadi inspirasi bagi siswa lainnya.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Kalsel Hj Lita Ariani Tambrin, turut menyemangati para peserta OMI Kalsel. "Selamat kepada para juara, yang belum jangan berkecil hati. Kalian semua adalah pemenang sejati, karena telah berani berkompetisi sampai di sini," pungkasnya.
Adapun siswa yang berhasil meraih medali perak adalah Muhammad Iqbal Wahyudi dari MAN 2 Banjar bidang matematika, Muhammad Rhagil Raihan dari MAN IC Tanah Laut bidang biologi, Noor Husna dari MIN 3 Banjarmasin bidang IPA dan sosial. Kemudian satu medali perak juga diraih tim dari MAN 5 Banjar, terdiri dari Laili Najwa, Mutia Auliana Putri dan Norhikmah dari MAN 5 Banjar di bidang riset.
Sedangkan medali perunggu, diraih Shalahuddin Al Ayubi dari MIS Nurul Wahidah Pandangin Tabalong di bidang matematika, Zikrianor Firdaus MAN IC Tanah Laut bidang kimia, Fatimah Assyifa Chandra dari SMPN 1 Kelumpang Ilir Kotabaru bidang IPA, Aisya Raihana Trisnani dari MTsN 2 Tanah Laut bidang IPS, Muhammad Hafizh Irhami MTsN 2 Hulu Sungai Utara bidang matematika, Muhammad Barack Ibrahim MAN IC Tanah Laut Bidang Fisika. Editor : Nurhidayat