BANJARMASIN - Tempat pembuangan sementara (TPS) yang berada Jalan Batu Tiban, Banjarmasin Tengah, atau yang lebih dikenal dengan TPS Mulawarman dikabarkan bakal segera ditutup.
Pantauan Radar Banjarmasin, tidak ada lagi yang membuang sampah ke TPS Mulawarman. Tampak terpasang spanduk berisi pengumuman bahwa TPS tersebut akan mulai ditutup mulai Sabtu besok (15/11).
Spanduk pengumuman itu juga mengimbau masyarakat agar beralih membuang sampah ke TPS lain, "Silakan membuang sampah lewat pelayanan Surung Sintak dan TPS lainnya. Surung Sintak di Kelurahan Antasan Besar (18.00-20.00).”
Warga setempat, Dewi menuturkan, belakangan ini TPS tak lagi dibuangi sampah oleh masyarakat. Bahkan TPS tersebut mulai dijaga petugas dan disterilkan dengan bantuan alat berat.
"Bagus saja, karena di sini daerah pelajar dan kuliner jajanan supaya tidak bau. Hanya saja kita masih belum tahu membuangnya nanti ke mana, entah jauh atau dekat," ujar perempuan 40 tahun ini. Jumat (14/11).
Dewi yang berprofesi sebagai pedagang ini mendukung langkah pemerintah kota, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terhadap keputusan penutupan TPS.
"Siap tidak siap, namanya peraturan kita cari yang baiknya karena untuk kemaslahatan bersama," ucapnya.
TPS di kompleks pelajar ini kerap menebar aroma tidak sedap, dan tampak jorok ketika musim hujan dan banjir tiba.
Dikonfirmasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin, Alive Yoesfah Love membenarkan soal keputusan penutupan TPS Mulawarman.
"Iya, pertimbangannya terlalu dekat dengan taman kanak-kanak, sekolah, dan juga ada permintaan masyarakat," ujarnya.
Ia juga mengungkap TPS Mulawarman kerap menjadi tempat pembuangan sampah warga dari kelurahan lain.
Ditanya solusi dari penutupan TPS Mulawarman, Alvie mengimbau masyarakat beralih ke TPS Teluk Dalam, atau mengikuti mekanisme program Surung Sintak agar lebih efisien.
Editor : Muhammad Syarafuddin